Diduga Korsleting, Mobil Pikap dan Dua Sepeda Onthel di Bantul Ludes Terbakar

Kebakaran terjadi bermula saat Heri sedang memperbaiki mobil sambil mengecas aki, selepas berbuka puasa. Selang setengah jam, terjadi letusan.

|
Dok. BPBD Bantul
TERBAKAR: Satu unit mobil pikap terbakar di salah satu tempat di Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Senin (17/3/2025) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Satu unit mobil pikap di Bantul ludes dilalap si jago merah. Tidak hanya membakar mobil, api juga melalap beberapa benda lain milik Heri Putranto Nugroho, warga Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul.

Kabid Damkarmat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Irawan Kurnianto, menyampaikan, kebakaran itu terjadi di garasi rumah Heri yang berada di Kalurahan Sriharjo, Senin (17/3/2025) sekira pukul 19.30 WIB.

"Penyebab kebakaran itu diduga karena korsleting saat pengisian accu mobil," katanya saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Selasa (18/3/2025).

Kebakaran terjadi bermula saat Heri sedang memperbaiki mobilnya sambil mengecas aki, selepas berbuka puasa. Selang setengah jam, terjadi letusan.

Ketika dilihat, terdapat api dari bawah mobil. Sontak, Heri meminta pertolongan ke tetangga untuk dilakukan pemadaman. 

"Kobaran api semakin membesar, sehingga ada yang melapor ke Damkarmat BPBD Kabupaten Bantul," tuturnya. 

Tak lama kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran dari Sektor Imogiri dan Sektor Pundong datang dan membantu memadamkan kobaran api.

"Sekira pukul 20.15 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan," ucap Irawan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Akan tetapi, satu unit mobil pikap Grandmax, dua unit sepeda onthel, satu gerobak keser, dan atap garasi ukuran 5X6 meter ludes dilalap si jago merah. 

"Total kerugian dari kebakaran itu mencapai Rp120 juta," tandas dia.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved