Dinkes Kota Yogyakarta Intensifkan Kampanye 'Germas' Selama Ramadan

Dinkes Kota Yogyakarta pun intensif memberikan sosialisasi terkait Germas kepada warga masyarakat sejak awal Ramadan.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Dinkes Kota Yogyakarta
KAMPANYE GERMAS - Mobil Germas yang dioperasikan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dua kali seminggu selama bulan Ramadan. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta mengintensifkan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di tengah bulan Ramadan.

Kepala Seksi Promosi Kesehatan Masyarakat Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Yogyakarta, berujar, saat puasa tubuh terasa lebih lemas dan mudah lelah, karena tidak mendapat asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup panjang. 

Namun, olahraga teratur bisa meningkatkan stamina tubuh, rasa percaya diri, daya ingat, mengurangi stress dan memperlancar peredaran darah. 

"Maka, penting untuk mengetahui tips mengatur aktivitas fisik saat puasa, dengan cara berolahraga selama 30 menit di sore hari, sekitar 60-90 menit dari waktu berbuka, agar tidak terjadi dehidrasi yang berlebih," katanya, Jumat (7/3/2025).

Secara khusus, Dinkes Kota Yogyakarta pun intensif memberikan sosialisasi terkait Germas kepada warga masyarakat sejak awal Ramadan.

Yakni, dengan memberikan info sehat setiap hari melalui media sosial dan jejaring, yang berisikan informasi kesehatan terkait ibadah puasa.

"Selain itu, mobil Germas juga tetap jalan, walaupun intensitas sosialisasi tidak setiap hari. Kita berkeliling setiap Selasa dan Kamis pukul 08.00-09.00 WIB," ungkapnya.

Baca juga: Dua Warganya Jadi Korban Insiden Miras Oplosan, Ini Respon Wali Kota Yogyakarta

Kepala Seksi Pengendalian Pencegahan Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kota Yogyakarta, Iva Kusdyarini, menambahkan, menjaga pola makan menjadi sangat penting selama puasa.

Khususnya, bagi masyarakat penderita penyakit tertentu, seperti maag, gula darah rendah, maupun tekanan darah rendah.

"Harapan kami, masyarakat senantiasa menjaga pola makannya, agar tetap sehat, sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik," urainya. 

"Syukur-syukur bulan Ramadhan ini bisa menjadi momentum bagi warga masyarakat, untuk konsisten melaksanakan pola hidup sehat," pungkas Iva. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved