Diterima CPNS PPPK lalu Resign dari Kantor Lama, Peserta Tak Menyangka Kini Cemas Merasa 'Digantung'

Dengan penundaan pengangkatan CPNS 2024 oleh pemerintah, nasibnya seakan 'digantung' oleh negaranya sendiri.

|
Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
KECEWA: Ilustrasi CPNS. Peserta CPNS PPPK 2024 kecewa dengan penundaan pengangkatan oleh pemerintah. 

TRIBUNJOGJA.COM - Informasi penundaan pengangkatan CPNS 2024 menjadi kabar mengejutkan bagi Chella (23).

Perempuan yang diterima sebagai CPNS dengan penempatan Samarinda Kalimantan Timur itu sudah mengajukan surat pengunduran diri di kantor tempatnya bekerja sejak Februari silam.

Dengan penundaan pengangkatan CPNS 2024 oleh pemerintah, nasibnya seakan 'digantung' oleh negaranya sendiri.

Nasib serupa dirasakan Nur (33) yang sudah mengajukan resign di kantor tempatnya bekerja terhitung sejak Senin (31/3/2025).

Di usia yang sudah 30 tahun lebih, kabar baik diterima sebagai CPNS tak disangkanya berubah menjadi kekhawatiran karena pengangkatan CASN oleh pemerintah dikabarkan ditunda.

Ia mengaku sangat waswas karena bakal terancam menganggur dalam waktu yang tidak tentu di saat kebutuhan hidup sedang banyak-banyaknya.

Langkah pemerintah untuk menunda pengangkatan CASN 2024 ini cukukp membuat peserta yang dinyatakan lolos CPNS 2024 terkejut dan tidak menyangka. 

Kabar pengangkatan CPNS 2024 ditunda dan PPPK 2024 itu disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini pada Rabu (5/3/2025). 

Dia menyampaikan, pemerintah bukan bermaksud untuk menunda pengangkatan CPNS 2024, melainkan hanya melakukan penyesuaian.

Menurut Rini, penyesuaian pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 dilakukan agar semua ASN bisa terangkat.

"Pemerintah mengusulkan dilakukan penyesuaian jadwal pengangkatan CASN sebagai pegawai ASN dengan perkiraan pengangkatan pada akhir 2025 atau di awal 2026," kata dia, dikutip dari Kompas.com, Rabu.  

Menurut rencana, calon PNS akan diangkat pada Oktober 2025.

Sedangkan calon PPPK pada Maret 2026.  

Rini mengatakan, penyesuaian pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 bukan disebabkan karena efisiensi anggaran yang tengah dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

"Bukan. Bukan karena efisiensi, kan masih banyak. Nanti kita masih menyelesaikan yang belum mengumumkan dan sebagainya," tutur Rini.

Dia mengatakan, keputusan tersebut telah disepakati bersama Komisi II DPR.

Rini juga memastikan, peserta CASN yang dinyatakan lulus pada seleksi tahun 2024 dipastikan tetap diangkat sebagai pegawai ASN.

Meski demikian, tak sedikit CPNS yang mengaku kecewa dengan kabar penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 ini.

Sudah ajukan surat resign

Informasi penundaan pengangkatan CPNS 2024 menjadi kabar mengejutkan bagi Chella (23).

Perempuan belia ini telah dinyatakan lolos seleksi tahap akhir CPNS 2024 di Lembaga Penyiaran di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dengan penempatan di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dia mengaku sudah mengajukan surat pengunduran diri di kantor tempatnya bekerja sejak Februari silam.

Hari kerjanya berakhir pada Senin (31/3/2025).

"Sebetulnya agak syok, soalnya kebetulan sudah mengajukan resign," kata dia, saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Chella mengaku memutuskan untuk mengajukan pengunduran diri lantaran pihak instansi telah menginformasikan bahwa dirinya akan bekerja mulai Mei 2025.

Sebelumnya, pihak instansi di bawah Komdigi itu juga telah menunda jadwal masuk kerja dari yang awalnya direncanakan pada April 2025.

Ia mengaku tidak mendapatkan penjelasan terkait mengapa penundaan tersebut dilakukan.

"Padahal di instansi saya sebelumnya juga terjadi penundaan dari awalnya masuk April jadi Mei. Semoga jangan sampai ditunda lagi sih sekarang," kata Chella.

Meski kecewa, perempuan asal Samarinda itu mengaku masih menunggu kepastian jadwal masuk kerja di instansi Komdigi.

Dia tak pernah menyangka bahwa nasibnya sebagai calon ASN bakan "digantung" oleh pemerintah.

Padahal, Chella berkata, dia memiliki harapan besar saat dinyatakan lolos seleksi CPNS 2024 untuk bisa segera bekerja jadi abdi negara.

Perempuan itu mengaku tidak sabar ingin kembali ke kampung halamannya di Samarinda setelah merantau ke Pulau Jawa sejak kuliah.

Dia ingin kembali berjumpa dengan keluarganya yang sudah lama tak bersua.

Selain itu, Chella juga ingin segera bekerja sebagai CASN.

"Sama kayak peserta-peserta (CASN) lainnya kalau saya lihat. Rata-rata di instansi saya, mereka juga enggak sabar mau kerja. Bahkan ada yang udah resign juga, ada yang lama menganggur juga," tandasnya.

Lolos CPNS tapi terancam menganggur

Peserta CPNS lainnya yang tidak kalah merasa kecewa atas kabar penundaan pengangkatan CPNS 2024 adalah Nur (33).

Perempuan berkerudung itu mengaku sudah mengajukan resign di kantor tempatnya bekerja saat ini.

Pengunduran dirinya terhitung sejak Senin (31/3/2025).

Sebelumnya, Nur sudah mendapat informasi dari satuan kerja (satker) bahwa dirinya akan bekerja sebagai CPNS di Kementerian Agama (Kemenag) mulai 1 April 2025.

"Sebelumnya diinfo sama satker tanggal mulai kerjanya 1 April. Makanya kemarin berani ngajuin resign," kata dia, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu.

Nur mengaku menyesal telah mengajukan resign jika pada akhirnya tanggal masuk kerjanya bukan sesuai rencana awal.

Dia juga kemungkinan tidak bisa menarik surat resign-nya lantaran sudah masuk ke manajemen kantornya bekerja.

Bahkan sudah ada karyawan baru yang bakal menggantikan posisinya di perusahaan itu.

"Ini rencana mau tanya kantor bisa enggak dibatalin resign-ku. Kalau enggak bisa ya sudah berarti nanti mau cari kerjaan lain sementara," kata dia.

"Padahal usia udah 30 lebih, sementara syarat lapangan kerja maksimal 25 kebanyakan. Kan waswas banget. Mana kebutuhan banyak," imbuhnya lagi.

Nur mengungkapkan, kekhawatirannya terkait penundaan pengangkatan CPNS 2024 sudah muncul sejak berita terkait efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.

Namun, dirinya merasa yakin bahwa penundaan itu tidak akan terjadi setelah mendapat informasi jadwal masuk kerja per 1 April 2025.

Oleh karena itu, informasi penundaan pengangkatan CPNS 2024 menjadi kabar yang mengecewakan baginya.

"Nyesek banget," kata dia.

Nur mengaku tidak menyangka, rasa bahagianya saat diumumkan lolos tahap akhir CPNS 2024 justru membuatnya terancam menganggur dalam waktu yang belum bisa ditentukan.

Dia juga tidak sanggup menyampaikan keputusan penundaan pengangkatan CPNS 2024 kepada orangtuanya.

"Ini orang tuaku belum ku kasih tahu. Enggak tahu deh bagaimana nanti caraku ngasih tahu. Enggak bisa ngebayangin sedihnya mereka," tutur Nur.

Dia berharap, Kemenag tidak turut memutuskan untuk menunda tanggal masuk kerja yang semula dijadwalkan pada 1 April 2025.

"Harapannya enggak sampai diundur sampai tahun depan aja sih kalau aku. Terus segera dapat kepastian pengangkatan Surat Keputusan (SK)," tutupnya.

(kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved