Ramadan 2025
Kampung Ramadan Jogokaryan, Tradisi Penuh Berkah dan Kepedulian
Menurutnya, Kampung Ramadan Jogokaryan telah menjadi contoh nyata bagaimana masjid dapat berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Kampung Ramadan Jogokaryan kembali hadir di tengah masyarakat sebagai salah satu ikon kegiatan keagamaan dan sosial di Kota Yogyakarta.
Memasuki tahun ke-21 penyelenggaraannya, kegiatan yang berpusat di Masjid Jogokaryan ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga sarana berbagi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dalam kunjungannya ke Masjid Jogokaryan, mengungkapkan kekaguman dan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

Menurutnya, Kampung Ramadan Jogokaryan telah menjadi contoh nyata bagaimana masjid dapat berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.
"Saya pribadi sangat kagum dan mengapresiasi kegiatan Kampung Ramadan ini karena memiliki makna yang besar sekali. Atas nama Pemerintah Kota Yogyakarta, kami tentu banyak belajar dari Masjid Jogokaryan. Kami berharap kegiatan ini bisa direplikasi oleh masjid-masjid lain," ujar Hasto.
Tak hanya itu, Pemkot Yogyakarta juga mengapresiasi kepedulian Masjid Jogokaryan terhadap lingkungan.
Tahun ini, panitia menggunakan piring yang dapat digunakan kembali untuk mengurangi sampah dari kemasan makanan.
"Dengan jumlah 3.500 porsi makanan yang disediakan setiap harinya, ini tentu bukan hal yang mudah. Namun panitia mampu mengelolanya dengan baik, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kami juga mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama menjaga kebersihan agar jalanan di sekitar masjid tetap rapi dan indah," tambah Hasto.
Selain berbicara mengenai Ramadan, Hasto juga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto terkait pengelolaan sampah di perkotaan.
Ia mengingatkan bahwa jika pengelolaan sampah di daerah tidak membaik, maka pemerintah pusat dapat mengambil alih penanganannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kampung Ramadan Jogokaryan ke-21, Haedar, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Takmir Masjid Jogokaryan, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan suasana Ramadan yang penuh keberkahan di seluruh penjuru kampung.
"Kami ingin menunjukkan bahwa masjid bisa berperan dalam memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Setiap hari, insyaallah kami menyiapkan 3.500 porsi makanan untuk berbuka puasa, yang dimasak dan disiapkan bersama oleh warga, termasuk ibu-ibu Dasawisma dan para relawan takjil," ujar Haedar.
Selain berbagi hidangan buka puasa, Kampung Ramadan Jogokaryan juga menghadirkan pasar sore yang diikuti oleh 390 pedagang, di mana 250 di antaranya merupakan warga sekitar.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga ekonomi bagi masyarakat. Semoga seluruh pedagang mendapatkan keberkahan dan kesejahteraan dari kegiatan ini," tambahnya.
Menariknya, tema Kampung Ramadan tahun ini adalah “Berdoa untuk Indonesia Bahagia” dalam rangka menyongsong 80 tahun kemerdekaan Indonesia.
Haedar mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa bersama agar Indonesia senantiasa diberikan keberkahan dan solusi berbagai permasalahan yang dihadapi.
Selain berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, Masjid Jogokaryan juga akan memperkenalkan badan usaha baru berupa toko roti yang akan mulai diuji coba pada Senin mendatang.
"Semoga dengan adanya usaha masjid ini, manfaatnya dapat dirasakan oleh jamaah dan warga sekitar," pungkas Haedar.
20 Ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri |
![]() |
---|
JADWAL BUKA PUASA Magelang Klaten Purworejo Wonosobo Hari Ini 30 Maret 2025 - 30 Ramadan 1446 H |
![]() |
---|
WAKTU Buka Puasa Hari Ini 30 Maret 2025- 30 Ramadan 1446 H: YK Sleman Bantul 17:47 KP 17:48 GK 17:46 |
![]() |
---|
20 Ucapan Selamat Lebaran untuk Teman |
![]() |
---|
WAKTU IMSAK Jogja Hari Ini 30 Maret 2025 - 30 Ramadan 1446 H: YK Sleman Bantul 04:17 GK 04:16 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.