Wisatawan Kazakhstan Terseret Ombak
KRONOLOGI Wisatawan Asal Kazakhstan Terseret Arus di Pantai Parangtritis
Korban sebenarnya bisa berenang, akan tetapi korban merasa kesulitan saat mau menepi ke pantai.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang wisatawan asal Kazakhstan berinisial DB (20), terseret arus di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Jumat (28/2/2025) pukul 10.30 WIB.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah Operasi III Pantai Parangtritis Parangtritis, Rodhiva Wahyu Widiho Santosa, atau yang kerap dipanggil Uyuk, mengatakan kronologi kejadian bermula pada saat korban datang sendiri ke Pantai Parangtritis pukul 07.30 WIB.
"Korban ke Pantai Parangtritis dengan tujuan menikmati liburan di Pantai Parangtritis," katanya kepada awak media di Pantai Parangtritis.
Kemudian, sekira pukul 10.00 WIB korban bermain air di dekat area rip current.
Korban sebenarnya bisa berenang, akan tetapi korban merasa kesulitan saat mau menepi ke pantai.
Lalu, korban DB memberi tanda permintaan pertolongan.
"Petugas SRI Wilayah 3 Pantai Parangtritis dan Polairud Polda DIY yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan," papar Uyuk.
Baca juga: BREAKING NEWS : Seorang Warga Kazakhstan Terseret Ombak Pantai Parangtritis
Pertolongan awal dilakukan oleh personel SRI Wilayah 3 Pantai Parangtritis dan Polairud Polda DIY dengan menggunakan papan selancar.
Kemudian, beberapa personel SRI Wilayah 3 Pantai Parangtritis dan Polairud Polda DIY turut datang menggunakan baju pelampung dan menyelamatkan korban.
Tak lama kemudian, korban berhasil diselamatkan dan dibawa ke Pos SRI Wilayah 3 Pantai Parangtritis.
"Korban dibawa ke Pos SRI Wilayah 3 Pantai Parangtritis untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut dan edukasi terkait bahaya berada di area rip current," ucapnya.
Setelah mendapatkan edukasi dan sehat, korban kemudian diperbolehkan melanjutkan aktivitas liburan di Pantai Parangtritis.
"Tapi, tadi informasinya setelah dari Pantai Parangtritis, beliau akan berlibur ke Kota Yogyakarta. Terus kembali ke Kazakhstan pada 5 Maret 2025," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Breaking-News-Seorang-Warga-Kazakhstan-Terseret-Ombak-Pantai-Parangtritis.jpg)