Sukatani Kembali Tampil, Malam Ini Manggung di Gedung Korpri Slawi, Tegal
Sukatani, yang sebelumnya sempat menarik lagu mereka "Bayar Bayar Bayar" akibat polemik yang melibatkan pihak kepolisian, kini kembali tampil
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Setelah sempat menjadi sorotan, band punk new wave asal Purbalingga, Sukatani, kembali menyapa penggemarnya dengan tampil di acara gigs "Crowd Noise Vol. 1".
Acara ini digelar pada Minggu, 23 Februari 2025, di Gedung Korpri Slawi, Tegal, Jawa Tengah.
Sukatani, yang sebelumnya sempat menarik lagu mereka "Bayar Bayar Bayar" akibat polemik yang melibatkan pihak kepolisian, kini kembali dengan semangat baru.
Dalam unggahan Insta Story mereka, Sukatani menyampaikan rasa terima kasih kepada penyelenggara acara dan berharap pertunjukan berjalan lancar.
"Hari ini kita berjumpa di Tegal," tulis mereka, Minggu (23/2/2025).
Band ini juga menegaskan apresiasi mereka terhadap kerja keras panitia yang tetap mendukung kehadiran mereka di panggung.
Baca juga: Jadwal Lengkap MotoGP 2025: Seri Pembuka di Thailand, MotoGP Mandalika Digelar Oktober
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan usaha penyelenggara," ujar Sukatani.
"Semoga diberikan kelancaran," imbuh mereka.
Crowd Noise Vol. 1: Ajang Reuni Para Pencinta Musik Alternatif
Selain Sukatani, acara ini juga dimeriahkan oleh band-band seperti Despise, XXX Nothing Left, Corvette, Silver Gun’s, dan RTAG atau REBELLIOUS TEENAGE.
"Crowd Noise Vol. 1" bukan sekadar panggung musik, tetapi juga menjadi ajang bagi komunitas musik alternatif untuk kembali berkumpul dan berinteraksi.
Penampilan ini menjadi momen penting bagi Sukatani setelah kontroversi yang sempat menghantui mereka.
Sebelumnya, band ini menarik lagu "Bayar Bayar Bayar" setelah adanya permintaan klarifikasi dari Ditressiber Polda Jateng.
Namun, dengan semangat yang diperbarui, mereka siap kembali berkarya dan berkomunikasi dengan penggemar setia mereka.
Dengan semakin banyaknya dukungan dari komunitas musik, akankah Sukatani kembali merilis karya-karya yang lebih berani?
Bagikan pendapat Anda di kolom komentar! (*)
| IPK Indonesia DIY Lakukan Pendampingan Psikologis Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta |
|
|---|
| Mimpi yang Terwujud dari Ketekunan Menabung Bertemu dengan Subsidi Dana Manfaat |
|
|---|
| Di Balik Inovasi Embarkasi Hotel Pertama dan Satu-satunya, Ada Dana Manfaat Bekerja Tanpa Terlihat |
|
|---|
| Kolaborasi Lintas Sektor Penting Dalam Memperluas Konektivitas Digital Nasional |
|
|---|
| 15 Tahun Ikut Merawat Jogja Istimewa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pusham-UII-Kritik-Pembredelan-Lagu-Band-Sukatani.jpg)