HDCI DIY Tidak Cuma Gelar Touring tapi juga Bangun Tahfiz Center

Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Pengda DIY kini berupaya merubah persepsi masyarakat terhadap klub motor gede ini. 

Tayang:
DOKUMENTASI untuk TRIBUNJOGJA.COM
PELETAKAN BATU PERTAMA - Ketua HDCI Pengda DIY, Ervin Arifianto (kaus hitam perak) menerima dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tahfiz Center Mutiara Hikmah beserta masjid dan beberapa fasilitas pendukungnya Jumat (21/2/2025) lalu di Jalan Ringin Raya, Sendangtirto, Berbah, Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Pengda DIY kini berupaya merubah persepsi masyarakat terhadap klub motor gede ini. 

Jika selama ini dikenal sebagai kelompok yang hobi touring di jalan raya, kini HDCI DIY melangkah lebih jauh dengan terlibat dalam aksi sosial dan kegiatan keagamaan.

Salah satu proyek sosial terbaru mereka adalah pembangunan Tahfiz Center Mutiara Hikmah beserta masjid dan fasilitas pendukungnya.

Peletakan batu pertama proyek ini dilakukan pada Jumat (21/2/2025) lalu di Jalan Ringin Raya, Sendangtirto, Berbah, Sleman.

Pembangunan ini bertujuan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, terutama di wilayah DIY.

Ketua HDCI Pengda DIY, Ervin Arifianto, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara komunitas Harley, berbagai tenan usaha, dan pihak-pihak terkait lainnya.

HDCI DIY sendiri berperan besar dalam pendanaan serta penyediaan bahan bangunan. 

"Kami tidak hanya mendukung dari sisi finansial, tetapi juga dalam bentuk material pembangunan. Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat," kata Ervin.

Selain itu, Ervin mengungkapkan bahwa lokasi pembangunan masjid dan pusat tahfiz ini merupakan tanah wakaf. 

"Ini adalah bentuk optimalisasi aset wakaf yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat luas," jelasnya.

Ia menambahkan, proyek ini juga memiliki perencanaan jangka panjang, yang meliputi pengembangan pusat pendidikan berbasis tahfiz dan pelatihan bagi generasi muda.

Dengan harapan agar proyek ini selesai tepat waktu, Ervin optimistis pembangunan ini dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadan tiba.

"Kami menargetkan agar pembangunan ini selesai dalam waktu yang telah ditentukan. Meskipun prosesnya mungkin akan melewati bulan puasa, kami tetap yakin akan menyelesaikannya," ujarnya.

Pembina Yayasan Mutiara Hikmah Official, Hanan Yasir, mengungkapkan bahwa peletakan batu pertama ini adalah tonggak sejarah bagi yayasan. 

"Ini adalah hari bersejarah bagi kami, bertepatan dengan akhir bulan Syakban," ujarnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved