Retret Kepala Daerah di Magelang
Kepala Daerah Kader PDIP Bertahan di Yogyakarta dan Magelang Tak Ikut Retret
Sejumlah kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang hendak mengikuti retret bersama Presiden Prabowo Subianto,
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Pihaknya pun masih menunggu hasil klarifikasi Pramono Anung bersama Ketum Megawati.
"Ini tadi saya sudah WA-nan dengan Pak Pram Gubernur DKI. Jadi ya Mas Pram mau menghadap Ibu dulu nanti seperti apa penjelasannya ini ada surat terus kita klarifikasi surat ini," ujar Hasto.
Jumlah Tak Hadir
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto melaporkan dari total 503 kepala daerah yang diundang untuk mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februari 2025, sebanyak 53 di antaranya tidak hadir.
Dari jumlah tersebut, enam kepala daerah telah mengajukan izin resmi karena alasan kesehatan dan acara keluarga, sementara 47 lainnya belum memberikan konfirmasi.
Saat sesi jumpa pers dengan awak media, Bima Arya belum menyinggung adanya sanksi bagi kepala daerah yang absen tanpa adanya alasan yang jelas tersebut.
"Sanksinya itu lebih kepada aturan dari kepanitiaan saat ini," ujarnya di Magelang, Jumat (21/2/2025).
Ia menambahkan bahwa tidak ada konsekuensi hukum yang diatur dalam undang-undang terkait ketidakhadiran tersebut.
Meskipun demikian, panitia retret mengharapkan agar kepala daerah yang berhalangan hadir dapat mengirimkan perwakilan, seperti wakil kepala daerah atau sekretaris daerah, untuk mengikuti kegiatan retret gelombang berikutnya.
Yakni saat sesi retret susulan kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
Hal ini penting guna memastikan sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah serta mempercepat pengambilan keputusan terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Retret ini dirancang untuk menyelaraskan visi dan misi kepala daerah dengan program pemerintah pusat, serta memperkuat kolaborasi antar daerah dalam pembangunan nasional.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi para kepala daerah untuk saling mengenal dan berbagi pengalaman guna meningkatkan efektivitas pemerintahan di daerah masing-masing.
Bima Arya juga menyebut bahwa dari 450 peserta yang hadir, 19 di antaranya diberikan tanda berupa gelang merah, menandakan kondisi fisik yang memerlukan perhatian khusus, seperti pasca operasi atau penyakit serius.
Meskipun demikian, mereka tetap bersemangat untuk mengikuti acara dengan dispensasi pada kegiatan tertentu.
Panitia retret masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari 47 kepala daerah yang belum memberikan kabar terkait ketidakhadiran mereka.
| Cerita Pengalaman Bupati Kulon Progo Agung Setyawan selama Mengikuti Retret di Magelang |
|
|---|
| Bupati Sleman Ungkap Kesannya selama Ikut Retret di Magelang |
|
|---|
| Ketika Bupati Magelang Grengseng Ikut Retret di Akmil: Wong Omahe Ning Kene, Podo Wae |
|
|---|
| Pengalaman Bupati Manokwari Selatan Ikut Retret di Akmil Magelang: Menteri Beri Materi Mendalam |
|
|---|
| Rampung Ikuti Retret Kepala Daerah, Wali Kota Yogyakarta Siap Tancap Gas Laksanakan Arahan Presiden |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ratusan-Kepala-Daerah-Tiba-di-Akmil-Magelang-Kader-PDIP-Tidak-Tampak.jpg)