Rangkuman Pengetahuan Umum

Rangkuman Materi Bahasa Inggris Kelas 12 Bab 4: Kaidah Kebahasaan Discussion Text

Untuk menghasilkan discussion text atau teks diskusi yang baik, perlu untuk menganalisis kaidah kebahasaan yang terkandung di dalam teks diskusi.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Freepik: Ilustrasi Menulis
Ilustrasi Menulis Discussion Text 

TRIBUNJOGJA.COM - Discussion text atau teks diskusi adalah teks atau kumpulan kata-kata yang berisi pernyataan-pernyataan disertai bukti dari berbagai sudut pandang sebagai bahan untuk berdiskusi.

Tujuan dari adanya discussion text adalah untuk menghasilkan forum diskusi yang baik dan teratur.

Agar terbentuk forum diskusi yang dinamis, maka disinilah pentingnya discussion text atau teks diskusi untuk menjaga proses diskusi berjalan dengan baik tidak keluar dari topik.

Untuk menghasilkan discussion text atau teks diskusi yang baik, perlu untuk menganalisis kaidah kebahasaan yang terkandung di dalam teks diskusi.

Lalu apa saja kaidah kebahasaan dalam discussion text? 

Berikut dijabarkan beberapa kaidah kebahasaan dalam discussion text:

Menggunakan Contrastive Conjunction

Contrastive Conjunction berfungsi untuk menjelaskan adanya kalimat pertentangan dalam suatu pernyataan.

Kata hubung yang menjelaskan pertentangan, seperti “but” , “however” , dan lain sebagainya. 

Contoh contrastive conjunction : “I don’t understand but i’m listening”

Menggunakan Casual Conjunction

Casual Conjunction merupakan kata hubung yang mengandung makna sebab-akibat, seperti “because” , “so” , “for” , dan lain-lain.  

Contoh casual conjunction : “I was tired, so i went to bed early”.

Menggunakan Modalities

Modalities atau modalitas berfungsi untuk memastikan tingkat keyakinan dan kebenaran pernyataan yang disampaikan.

Contoh kata modalitas, seperti “could” , “may” , “should” , dan lain sebagainya.

Contoh Modalitas : “Your schedule may be canceled due to the weather”.

Menggunakan Thinking Verb

Thinking verb dapat berarti kata kerja yang mengandung arti keadaan, seperti berpikir dan merasakan sesuatu.

Thinking verb dapat berupa “feel” , “think” , “believe”, dan lain-lain. 

Contoh Thinking Verb : “I feel happy when i’m with you”.

Menggunakan Straightforward Tense 

Menggunakan straightforward tense berarti menggunakan susunan kalimat yang sederhana dan mudah dipahami.

Contohnya seperti menggunakan pola kalimat Simple Past Tense, Simple Present Tense.

Contoh Straightforward Tense : “I drink coffee every morning” (Simple Present Tense).

Menggunakan Kohesi Leksikal

Menggunakan kohesi leksikal berarti memadukan antar satu kata dengan kata yang lain dalam sebuah teks diskusi.

Penggunaan antonim dan sinonim, pengulangan kata, merupakan salah satu cara mengaplikasikan kohesi leksikal dalam sebuah teks diskusi.

Menggunakan Kohesi Gramatikal

Menggunakan kohesi gramatikal bermakna membentuk makna yang padu dengan menggunakan unsur-unsur gramatikal.

Unsur-unsur kohesi gramatikal dalam teks diskusi dapat berupa substitusi (penggantian kata satu dengan kata yang yang lain yang bermakna sama), referensi (pronomina).

Menggunakan General Noun

General Noun berarti kata benda yang mengandung arti atau istilah-istilah yang umum digunakan.

General Noun dapat berupa nama orang, nama tempat, nama benda, atau konsep umum.

General noun digunakan untuk membahas isu-isu yang diangkat dalam discussion text secara umum. 

Contoh General Noun : Town (kota) merupakan general noun sedangkan Jakarta spesific noun.

Jadi yang general noun adalah kata benda yang sifatnya umum. 

Itulah tadi beberapa kaidah kebahasaan yang terkandung di dalam discussion teks atau teks diskusi. ( MG Tiara )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved