Hiswana Migas DIY Pastikan Distribusi LPG 3 Kg Terjaga Normal, Stok Mencukupi

Meskipun terjadi sedikit lonjakan permintaan di beberapa daerah, kondisi distribusi tetap terjaga, dengan stok yang mencukupi hingga saat ini.

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
KEMBALI BERJUALAN - Seorang karyawan pangkalan gas elpiji 3 kilogram sedang melakukan dropping gas LPG 3 kilogram ke pengecer yang berada di Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Selasa (4/2/2025). Hiswana Migas DIY pastikan distribusi LPG 3 Kg terjaga normal, stok mencukupi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY menegaskan bahwa distribusi Gas LPG 3 kg di wilayah Yogyakarta masih berjalan dengan lancar dan normal. 

Meskipun terjadi sedikit lonjakan permintaan di beberapa daerah, kondisi distribusi tetap terjaga, dengan stok yang mencukupi hingga saat ini.

Menurut Ketua Bidang LPG Hiswana Migas DIY, Iwan Setiawan, saat ini terdapat 104 agen dan sekitar 7.500 pangkalan LPG yang tersebar di seluruh DIY.

Hiswana Migas berperan penting sebagai penghubung antara agen dan pangkalan untuk memastikan distribusi tepat sasaran, mulai dari rumah tangga hingga usaha kecil menengah (UKM).

“Harga jual LPG 3 kg di agen sebesar Rp15.450 per tabung, sedangkan di pangkalan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.000 per tabung,” jelas Iwan.

Meskipun ada tantangan dalam distribusi di daerah-daerah seperti Sleman dan Gunungkidul, yang terkadang sulit dijangkau oleh armada truk, Iwan menegaskan bahwa distribusi LPG masih berlangsung normal.

“Tugas kami hanya mendistribusikan LPG dari Pertamina melalui pangkalan-pangkalan yang ada di DIY. Secara umum, distribusi masih berjalan sesuai kuota dan tidak ada pengurangan pasokan,” tambahnya.

Baca juga: Pertamina Tambah 919.880 Tabung LPG 3 Kg untuk DI Yogyakarta dan Jawa Tengah 

Berkaitan dengan kebijakan baru yang membatasi penjualan LPG 3 kg hanya melalui pangkalan dan merubah pengecer menjadi sub pangkalan, Iwan memastikan stok LPG 3 kg di DIY tetap aman.

Meskipun ada sedikit lonjakan permintaan akibat panic buying di beberapa daerah, Hiswana Migas memastikan bahwa distribusi masih terkendali dan sesuai dengan kuota yang ditetapkan.

Data terbaru menunjukkan bahwa kuota harian LPG 3 kg di DIY mencapai sekitar 165.000 tabung.

Hiswana Migas juga mengimbau agar masyarakat dapat memahami dan mengikuti aturan distribusi yang ada, guna mencegah kepanikan lebih lanjut dan memastikan pasokan tetap mencukupi.

“Sosialisasi kebijakan ini sangat penting agar masyarakat tidak merasa cemas dan dapat membeli LPG 3 kg sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Iwan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved