Diikuti 680 Peserta,  Barata ke-39 Jelajahi Sleman Bagian Barat 

Kwartir Cabang (Kwarcab) gerakan Pramuka Kabupaten Sleman kembali menggelar kegiatan Pengembaraan akhir tahun (Barata) ke-39 tahun 2024

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Dok. Pemkab Sleman
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa membuka kegiatan Barata ke-39 di lapangan Pemda Sleman, Sabtu (28/12/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kwartir Cabang (Kwarcab) gerakan Pramuka Kabupaten Sleman kembali menggelar kegiatan Pengembaraan akhir tahun (Barata) ke-39 tahun 2024.

Upacara pembukaan, dilakukan di lapangan Pemda Sleman, Sabtu (28/12/2024).

Kegiatan akhir tahun ini diharapkan bukan hanya menjadi rutinitas, tetapi menjadi momen penting untuk melatih fisik, keterampilan, karakter kerjasama tim dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. 

"Acara ini bukan hanya menjadi wadah pembelajaran dan pembinaan bagi para peserta Barata, tetapi juga menjadi media penetrasi budaya dan potensi kepariwisataan, wawasan lingkungan hidup yang dimiliki oleh Kabupaten Sleman," ujar Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang. 

Kegiatan Barata tahun ini mengangkat rute Dolan Wisata Sleman. Jumlah peserta lebih kurang 680 orang, yang terdiri dari 85 Sangga Pramuka Penegak dari SMA, SMK, MAN se-Kabupaten Sleman. 

Kegiatan akhir tahun ini bakal berlangsung selama lima hari sampai dengan 1 Januari 2025.

Baca juga: Pohon Natal dari Sandal Jepit Meriahkan Natal 2024 di Gereja Santa Perawan Maria Bunda Kristus Wedi

Para peserta, nantinya akan melewati rute di sejumlah wilayah di Bumi Sembada, antara lain di Minggir, Moyudan dan Mlati.

Adapun puncak acara kegiatan ini diadakan malam Wirapati, yang digelar pada 31 Desember 2024 atau di malam pergantian tahun baru, bertempat di Lapangan Pemda Sleman.

Menurut Danang, Kabupaten Sleman memiliki keindahan alam, keunikan budaya, dan daya tarik wisata yang luar biasa.

Melalui kegiatan ini, ia berharap para peserta tak hanya diajak menjelajahi keindahan alam Sleman tetapi juga belajar tentang lingkungan hidup, kearifan lokal, sosial kemasyarakatan dan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung di dalamnya.

"Kegiatan Barata menjadi salah satu bentuk nyata implementasi dari nilai-nilai Kepramukaan di antaranya cinta alam, kepedulian terhadap sesama dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara," ujar Danang.(rif) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved