Permintaan Bahan Pokok di Pasar Gedhe Klaten Masih Normal
Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Gedhe Klaten, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mulai mengalami peningkatan menjelang momen Natal
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Gedhe Klaten, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mulai mengalami peningkatan menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kendati demikian, permintaan pembeli terkait kebutuhan pokok dikatakan masih normal dan belum meningkat signifikan.
Hal itu disampaikan langsung oleh pedagang di Pasar Gedhe Klaten, Tina (42).
"Kalau permintaan konsumen saat ini masih normal, masih biasa saja, belum ada peningkatan signifikan. Akan tetapi semua bahan pokok sudah mulai naik mendekati Nataru," ungkap Tina kepada Tribunjogja.com, Senin (16/12/2024).
Tina menyebut komoditi yang sekarang mengalami kenaikan harga di antaranya telur ayam negeri, bawang merah, dan bawang putih. Ia menyebut, kini harga telur ayam dibanderol Rp29 ribu per kg.
"Harga telur naik sudah seminggu terakhir, sebelumnya Rp25 ribu per kg, sekarang jadi Rp29 ribu per kg. Kalau harga bawang merah dan bawang putih sebelumnya Rp40 ribu per kg, sekarang jadi Rp42 ribu per kg," sebut dia.
Menurutnya, harga bahan pokok memang sering naik ketika mendekati momen tertentu, semisal Natal, Tahun Baru, ataupun Lebaran. Meski harga bahan pokok menjadi lebih mahal, akan tetapi harganya dinilai masih standar ketika momen-momen tersebut.
"Pembeli sudah tahu. Jadi walaupun mereka mengeluh harganya naik, tetapi tetap beli karena kebutuhan. Apalagi yang harganya naik hampir semua bahan pokok, jadi mau tidak mau tetap beli," tuturnya.
"Kemungkinan harganya bisa naik lagi atau malah tidak turun-turun, karena sebentar lagi juga mau ramadan dan lebaran," katanya.
Hal senada juga disampaikan pedagang sembako di Pasar Gedhe Klaten bernama Isthi. Wanita berusia 42 tahun itu menyampaikan, meski cenderung normal tetapi mulai ada sedikit peningkatan pembelian bahan pokok jelang Nataru 2024.
"Ada peningkatan tapi tidak terlalu besar. Selain karena menjelang Natalan, mungkin juga bersamaan bulan ini banyak yang punya hajatan," ucapnya.
Lebih lanjut, Isthi menyebut emping dan kacang mete menjadi komoditi yang paling dicari saat menjelang momen perayaan Natal. Bahkan harga dua komoditi tersebut ikut meningkat.
"Emping dari Rp50 ribu per kg sekarang menjadi Rp70 ribu per kg. Kalau kacang mete harganya naik Rp15 ribu. Kemarin Rp140 ribu per kg, sekarang jadi Rp155 ribu per kg. Permintaannya naik karena biasa buat parsel," paparnya.
Meski begitu, Isthi mengatakan harga beras saat ini masih stabil dikisaran harga Rp13-14 ribu untuk beras super dan Rp17 ribu per kg untuk beras Mentik Wangi.
"Kalau beras sudah mahal sejak lama," tandasnya. (drm)
--
| Bupati Hamenang dan Gubernur Luthfi Pantau Langsung Vaksin ORI di Klaten |
|
|---|
| Dikeluhkan Warga, PKL di Klaten Ditertibkan Langsung oleh Bupati Hamenang |
|
|---|
| Pusat Gagas WFH ASN, DPRD Klaten Dorong Persiapan Matang, Pastikan Tak Ganggu Layanan Masyarakat |
|
|---|
| Grebeg Syawal di Bukit Sidoguro Klaten Hadirkan Kirab Ketupat, Kuatkan Daya Tarik Wisata Rowo Jombor |
|
|---|
| Ribuan Tamu dalam Dua Sesi, Pejabat hingga Kepala Desa Hadiri Halalbihalal Pemkab Klaten 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pedagang-di-Pasar-Gedhe-Klaten-Kabupaten-Klaten-Jawa-Tengah.jpg)