Rangkuman Pengetahuan Umum
Iringan Tari Tradisional: Rangkuman Seni Budaya BAB 6 SMP Kelas 8 Kurikulum Merdeka
Artikel berikut membahas mengenai iringan tari tradisional, rangkuman Seni Budaya BAB 6 SMP Kelas 8 Kurikulum Merdeka.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM – Pada kali ini kita akan membahas mengenai materi iringan tari tradisional, rangkuman Seni Budaya BAB 6 SMP Kelas 8 Kurikulum Merdeka.
Materi dilansir dari buku paket SMP Kelas 8 Kurikulum Merdeka karya Eko Purnomo, Deden Haerudin, Buyung Rohmanto, Julius Juih.
Baca juga: Teknik Bermain Alat Musik Tradisional: Rangkuman Seni Budaya BAB 4 SMP Kelas 8 Kurikulum Merdeka
Iringan tari merupakan elemen penting yang menyatu dengan gerakan tari, yang mampu menciptakan suasana, ritme, dan emosi yang menyatu dengan tarian.
Jenis Musik Iringan
Keragaman iringan tari pada dasarnya hanya dibedakan atas dua bentuk iringan yaitu pentatonis dan diatonis.
Pentatonis merupakan iringan yang bersumber pada alat-alat musik tradisi, sedangkan diatonis bersumber pada alat-alat musik modern, namun demikian pada perjalanan waktu kedua jenis notasi musik ini sering berdampingan untuk mengiringi tarian, jadi setiap dalam musik memiliki dua notasi tersebut.
Iringan tari hampir di semua negara hanya menggunakan kedua notasi iringan tersebut, yang membedakan hanya alat yang digunakan.
Perbedaan penggunaan alat akan berdampak pada bunyi yang dihasilkan, dan berakibat pada respon gerak yang ditimbulkan.
Ada respon gerak yang berlawanan dengan iringan, yaitu respon gerak yang dilakukan dengan gerakan dinamis dan penuh kekuatan.
Sementara musik yang digunakan mengalir dan lembut, responnya sesuai dengan iringan, yaitu gerak yang dilakukan mengikuti dinamika iringan tersebut.
Jika iringan dilakukan dengan musik mengalir, maka gerak yang dilakukan juga akan mengalir, dan jika musik yang digunakan menghentak gerak yang dilakukan juga akan dinamis dan penuh dengan energi.
Terdapat beberapa macam bentuk iringan yang digunakan untuk mengiringi tarian, ada iringan tari yang terjadi karena gerakan-gerakan penari itu sendiri misalnya suara tepukan tangan ke tubuh, hentakan kaki ke lantai, serta bunyi-bunyi lain yang timbul disebabkan oleh pakaian atau perhiasan yang dikenakannya.
Fungsi Musik Iringan
Pengetahuan tentang iringan tari penting karena dapat membantu menentukan dan memilih atau membuat iringan sesuai dengan tema yang diinginkan.
Iringan tari akan membantu dalam melakukan eksplorasi gerak, melalui iringan tari suasana dapat dibangun, dan juga memberi irama pada setiap gerak yang dilakukan.
| Penjelasan Lengkap Perbedaan Matcha dan Green Tea : Asal, Cara Penyajian, dan Manfaat Kesehatan |
|
|---|
| Contoh Kata Hubung Tanpa Tanda Koma, Materi Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka |
|
|---|
| 4 Teori Masuknya Islam ke Indonesia: Gujarat, Persia, Cina, dan Arab |
|
|---|
| 10 CONTOH Idiom Bahasa Inggris yang Sering Digunakan dalam Percakapan |
|
|---|
| Profil Bupati Sleman dari Tahun ke Tahun, Periode 1945-2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Iringan-musim-pada-tari.jpg)