Berita Pendidikan Hari Ini

STMM Yogyakarta Bakal Dikembangkan jadi Politeknik Digital, Begini Persiapannya

Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta dalam waktu dekat bakal dikembangkan menjadi Politeknik Digital Yogyakarta.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Almurfi Syofyan
Pembantu Ketua I Bidang Akademik STMM Yogyakarta, Dr. Shinto Dwirawati, S.H., S.Sos., M.A, 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta dalam waktu dekat bakal dikembangkan menjadi Politeknik Digital Yogyakarta.

Saat ini, STMM Yogyakarta masih menunggu arahan dan evaluasi dari Kementerian Komunikasi Digital (Kemkomdigi) RI terkait pengembangan perguruan tinggi tersebut.

Pengembangan sekolah tinggi menjadi politeknik guna menyiapkan mahasiswa yang terampil dan memiliki keahlian serta mempersiapkan lulusan berpraktik di dunia kerja. Pendidikan vokasi juga dikenal sebagai pendidikan kejuruan.

"STMM merupakan perguruan tinggi kementerian lain atau PTKL yang ada di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital, maka kita harus berubah menjadi politeknik," ujar Pembantu Ketua I Bidang Akademik STMM Yogyakarta, Dr. Shinto Dwirawati, S.H., S.Sos., M.A, Rabu (4/12/2024).

Shinto menyebut, saat ini, dari 6 program studi atau prodi yang dimiliki STMM saat ini, 5 prodi diantaranya sudah merupakan pendidikan vokasi.

"Kita sudah mengajukan rencananya dan di Politeknik ini kan harus pendidikan vokasi dan kita 5 prodi sudah vokasi hanya satu yang manajemen informasi dan komunikasi yang masih S1," ulasnya.

Dalam pengembangan menjadi politeknik, lanjutnya, akan bertambah dua prodi lagi. Satu diantaranya untuk kedinasan.

"Kemudian kita juga akan menambah dua prodi yakni teknologi S1 terapan untuk kedinasan dan prodi transformasi digital terapan S2 untuk umum," paparnya.

Disinggung terkait kapan peluncuran politeknik tersebut, pihaknya, juga masih menunggu hasil evaluasi administrasi dan evaluasi lapangan dari kementerian terkait.

"Karena menurut PP 57 Tahun 2022 akan ada evaluasi dari Kementerian tentang PTKL jadi kita nunggu evaluasi itu dan juga evaluasi lapangan, rencananya setelah hasil evaluasi itu keluar baru kita mengajukan perubahan STMM menjadi Politeknik Digital Yogyakarta," jelasnya.

Disamping itu, Shinto memaparkan, perbedaan sekolah tinggi dan politeknik sebetulnya cukup tipis karena sama-sama perguruan tinggi yang pendidikannya menyiapkan mahasiswa pada kesiapan penerapan keahlian tertentu.

Tapi, bedanya, politeknik lebih fokus pada pendidikan vokasi karena mempersiapkan lulusan berpraktik di dunia kerja.

"Kalau politeknik itu karena kita di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital itu kalau politeknik harus semuanya vokasi namun kalau sekolah tinggi tak wajib ada pendidikan vokasi," tukasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved