Tebing di Belakang Rumah Longsor, Sakiran Terpaksa Harus Tidur di Tenda
tebing di belakang rumah Sakiran longsor lantaran dipicu hujan yang mengguyur wilayahnya.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bencana tanah longsor membuat Sakiran (45), warga Padukuhan Kanigoro, Kalurahan Mangunan, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta dan keluarganya terpaksa harus tidur di dalam tenda darurat untuk sementara waktu.
Sakiran memilih untuk tidur di dalam tenda karena material longsoran merusak sebagian rumahnya.
Selain itu, tebing yang sebelumnya longsor masih labil dan bisa terjadi longsor susulan.
"Saya sama ibu saya dan anak saya sejak Kamis (28/11/2024) malam tidur di tenda. Karena, rumah saya terkena longsor," kata Sakiran kepada Tribunjogja.com, di rumahnya, Jumat (29/11/2024).
Sakiran menceritakan kronologi awal rumahnya tertimpa material longsoran.
Menurutnya, tebing di belakang rumahnya longsor lantaran dipicu hujan yang mengguyur wilayahnya.
Pada Rabu (27/11/2024) sekitar pukul 02.35 WIB, dirinya yang tengah tertidur di dalam rumah bersama anak dan ibunya tiba-tiba mendengar suara gemuruh dari belakang rumah.
"Waktu itu, saya sama ibu dan anak saya langsung kaget dan mengecek sumber suara itu," ujarnya.
Baca juga: Imbas Hujan Deras, Sebuah Talud di Ngampilan Kota Yogya Longsor
Saat dicek, ternyata tanah tinggi yang berada di belakang rumahnya longsor dan menimpa bangunan rumah.
Meski material longsoran sudah mengenai rumahnya, saat itu Sakiran memilih untuk tidak mengungsi dan tetap tidur di dalam rumahnya.
Kemudian, pihak Dukuh Kanigoro yang mengetahui itu kemudian melaporkannya kepada Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) setempat dan diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul.
Kondisi tebing yang masih labil dan guyuran hujan yang terus menerus akhirnya kembali memicu terjadinya longsor susulan.
"Dan semalam, tanah longsor itu kembali terjadi. Akhirnya, dikasih bantuan tenda untuk saya, ibu saya, dan anak saya tidur di tenda itu," tutur Sakiran.
Tenda bantuan dari pemerintah itu dipasang di depan rumahnya.
Untuk sementara waktu, Sakiran dan keluarganya tinggal di dalam tenda karena sebagian rumahnya tidak bisa digunakan karena rusak diterjang material longsoran.
| Tanjakan Clongop Kembali Longsor, Batu Seukuran Mobil Tutupi Badan Jalan Utama Gedangsari-Klaten |
|
|---|
| Teledor Ditinggal Beli Makan, Gudang Sampah di Bantul Ludes Terbakar |
|
|---|
| BPBD Bantul Mulai Mitigasi Potensi Kemarau Panjang, Siapkan Program Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan |
|
|---|
| Tebing Setinggi 25 Meter di Tanjakan Clongop Longsor, Jalur Penghubung Gunungkidul-Klaten Ditutup |
|
|---|
| Hujan Ekstrem Picu Longsor di 7 Titik Wilayah Kulon Progo, Terjang Rumah hingga Tutup Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tebing-di-Belakang-Rumah-Longsor-Sakiran-Terpaksa-Harus-Tidur-di-Tenda.jpg)