Jenis-Jenis Pertambangan di Indonesia dan Letaknya: Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap SD

Artikel berikut membahas mengenai jenis pertambangan di Indonesia dan letaknya, Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap Sekolah Dasar.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
zoom-inlihat foto Jenis-Jenis Pertambangan di Indonesia dan Letaknya: Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap SD
Pinterest
Pertambangan Batu Bara

TRIBUNJOGJA.COM – Pada kali ini kita akan membahas mengenai jenis-jenis pertambangan di Indonesia dan letaknya, Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap Sekolah Dasar.

Materi dilansir dari buku Rangkuman Pengetahuan Umum Sekolah Dasar Lengkap karya Muflihah.

Baca juga: Rangkuman Materi Geografi Kelas 12 SMA Kurikulum Merdeka Bab 2 Unit D: Pengaruh Pembangunan Wilayah

Indonesia kaya akan sumber daya alam, termasuk berbagai jenis pertambanagan yang tersebar di berbagai wilayah.

Penambangan ini tidak hanya penting untuk perekonomian negara, tetapi juga untuk memenuhi berbagai kebutuhan industri dalam negeri dan dunia.

Beberapa jenis pertambangan di Indonesia antara lain:

1. Air Raksa

Penambangan bijih air raksa terdapat di Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan, Sumatera Barat, dan DI Yogyakarta.

2. Alumunium 

Alumunium banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga. Penambangan alumunium terdapat di Papua.

3. Asbes

Penambangan asbes terdapat di Kebumen, Kuningan, Halmahera, dan Papua.

4. Aspal

Penambangan aspal terdapat di daerah Gunung Kromong (Jawa Barat), Wonokromo (Jawa Timur), P. Buton (Sulawesi Tenggara). 

5. Batu Bara

Batu Bara terdapat di daerah Penggaron Samarinda dan Sungai Berau (Kalimantan Timur, Bukit Asam, Sawahluto, dan Muara Enim (Sumatera Selatan), Kotabaru, dan Banjar (Kalimantan Selatan), Umbilin (Sumatera Barat), Semenanjung Cendrawasi, (Papua), bengkulu, Jawa Barat.

6. Bauksit

Bauksit merupakan bijih alumunium yang bersifat ringan, tidak berkarat, dan kuat.

Bauksit terdapat di Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau.

7. Belerang

Penambangan belerang terdapat di Gunung Patuha (Jawa Barat), Gunung Welirang (Jawa Timur), Jawa Tengah, Sumatera, dan Sulawesi Utara.

8. Bijih Besi 

Penambangan bijih besi terdapat di daerah, Cilacap, Cilegon, Gunung Tegak, dan Lengabana, Longkana, Pegunungan Verbeek, Pulau Demawan, Pulau Sebuku, Pulau Suwang, Bengkulu, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan.

9. Krom

Krom terdapat di Pleihari, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, dan Latan.

10. Tambang Emas dan Perak

Emas dan perak terdapat di daerah, Balimbing, Salida, Krueng Teunom Ladang Geupoh, Kreung Woyla, Meubolah, Muara Sipongi, Bengkalis, Lebong Donok, Lebong Sulit, Simau, Lebog Simpang, Tambang Sawah, Gunung Megamendung, Cikondang, Ciwangun, Gunung Cariu, Gunung Sawal.

11. Fosfat

Fosfat digunakan dalam industri pupuk. Fosfat terdapat di Bogor, Pangandaran, Bojonegoro, dan Rembang.

12. Garam

Pembuatan garam banyak terdapat di Pulau Madura, Jawa Timur.

13. Garam Batu

Baram Batu banyak ditemukan di Kepulauan Kei.

14. Gas Alam 

Gas alam terdapat di Arun, Bontang, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.

15. Gips

Gips terdapat di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan NTB.

16. Grafit.

Penambangan grafit terdapat di daerah DI Yogyakarta, Lampung, dan Riau.

17. Granit

Penambangan granit terdapat di DI Yogyakarta, Lampung, dan Riau.

18. Intan

Penambangan Intan banyak terdapat di Landak, Sangau, Purukcahu, Martapura, Pleihari.

19. Kapur

 Penambangan kapur banyak terdapat di Jawa Tengah, Lampung, NTT, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Barat.

20. Mangaan

Tambang mangaan terdapat di Kliripan (DI Yogyakarta), Tasikmalaya, Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, NTB.

21. Marmer

Marmer banyak ditemukan di daerah Besok, Wajak, Tulungagung, DI Yogyakarta, Lampung, Papua, Sumatera Barat.

22. Mika

Tambang mika terdapat di Pulau Peleng, Donggala, Papua, Aceh Utara, dan Sumatera Utara.

23. Minyak Bumi

Penambangan Minyak Bumi terdapat di daerah Babo, Cepu, Delta Sungai Brantas, Dumai, Kembatin, Kepulauan Natuna, Klamano, Lhoksemawu, Plaju, Pulau Bunyu, Pulau Seram, Pulau Tarakan, Pulau Tenggara, Sorolangun, Sorong, Sungai Gerong, Sungai Mahakam, Sungai Paking, Tanjung Pura.

24. Nikel

Bijih nikel terdapat di daerah Soroako, BulUkbalang, Pomala, Tanjung Pakar, Pulau Maniang, dan Pulau Lemo.

25. Pasir Kuarsa

Pasir kuarsa terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung Banten, Jawa Barat, jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Papua.

26. Perunggu

Perunggu terdapat di daerah Sulawesi Utara.

27. Semen

Penambangan semen banyak terdapat di daerah Gresik, Indarung, Laah Kulu, Sukabumo, dan Tonasa.

28 Seng

Penambangan semen terdapat di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan.

29. Tembaga 

Penambangan tembaga terdapat di Cikotok, Kompara, Sangkarapi, Tirtamaya, Jambi, dan Sulawesi Tengah.

30. Yodium

Yodium banyak terdapat di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, Indonesia memiliki kesempatan besar untuk memaksimalkan pengelolaan pertambangan dengan bijaksana, demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Penambangan yang terkelola dengan baik dapat mendukung perkembangan ekonomi, namun perlu diimbangi dengan kebijakan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Baca juga: Nama-nama Lagu Daerah dan Asalnya: Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap SD

(MG Alya Hasna Khoirunnisa)

 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved