Kisah Inspiratif

Omset Jutaan Rupiah Budidaya Cacing Sutra Mina Rembaka Sanden Bantul

kelompok usaha budidaya cacing sutra bernama Mina Rembaka di Sorobayan, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
Pekerja budidaya cacing sutra Mina Rembaka sedang menjaring cacing sutra di Sorobayan, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, Rabu (30/10/2024). 

Tribunjogja.com BantulCacing sutra yang dibudidayakan dengan baik ternyata bisa memberikan hasil yang menjanjikan. 

Bahkan, bisnis budidaya tersebut dapat menghasilkan omset jutaan rupiah per bulan. 

Setidaknya itu yang dirasakan oleh kelompok usaha budidaya cacing sutra bernama Mina Rembaka di Sorobayan, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul

"Kami, dalam sehari, bisa memanen sekitar 10 liter cacing sutra atau dengan nilai jual mencapai Rp400 ribu. 

"Karena, per liternya dijual seharga Rp40 ribu," kata Lurah Gadingsari, Widodo, kepada awak media, Rabu (30/10/2024).

Adapun konsumen mereka adalah para pelaku budidaya ikan. 

Beberapa di antaranya, tersebar di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo.

Dikatakannya, usaha itu mendapatkan dukungan anggaran dari kalurahan setempat. 

Lalu, hasil dari budidaya itu tidak dikembalikan ke kalurahan setempat, akan tetapi dibagikan kepada para pekerja budidaya dan ada yang dijadikan modal pengembangan usaha tersebut.

"Jadi kami mendukung perekonomian masyarakat dengan membukakan lahan melalui media tanah sawah yang dibuat lendut. Kamudian, budidaya cacing sutra dimasukkan air dan diberi makan pelet. Hanya itu saja," tuturnya.

Kisah Ibu-ibu di Gejayan Sukses Tanam Sayur Buah di Kawasan Premium Perkotaan Sleman

Budidaya cacing sutra Mina Rembaka sedang menjaring cacing sutra di Sorobayan, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, Rabu (30/10/2024).
Budidaya cacing sutra Mina Rembaka sedang menjaring cacing sutra di Sorobayan, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, Rabu (30/10/2024). (TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana)

Ketua Kelompok Budidaya Cacing Sutera Mina Rembaka, Ari Wibowo, mengatakan bahwa usaha itu telah berjalan sejak Desember 2023. 

Di mana, awalnya mereka membeli bibit cacing sutra dari luar kota.

"Modal usaha itu awalnya Rp7 juta. Dan dalam proses perawatannya kami tidak mengalami kesusahan. 

"Hanya saja, kalau ada hujan, kami susah untuk panen cacing sutranya," ucap dia.

Bagaimana dengan pakan dan bibit cacing sutra?

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved