Kabinet Prabowo dan Gibran

Prabowo Dinilai Cerdas dan Tepat Pilih Orang untuk Jadi Menterinya

Kabinet yang diberi nama Kabinet Merah Putih ini terdiri dari 48 menteri dan 56 wakil menteri

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
DOK. Sekretariat Negara
Wakil Menteri dan Wakil Kepala Badan di Kabinet Merah Putih 2024-2029 era Prabowo-Gibran 

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden Prabowo Subianto telah melantik menteri dan wakil menteri yang akan membantunya menjalankan pemerintahan 5 tahun ke depan.

Kabinet yang diberi nama Kabinet Merah Putih ini terdiri dari 48 menteri dan 56 wakil menteri. 

Kabinet ini menjadi yang paling besar atau gemuk sejak orde baru hingga reformasi.

Banyak pengamat menilai kabinet ini akan sulit bergerak karena terlalu gemuk.

Namun pengamat hukum yang juga pegiat antikorupsi Hardjuno Wiwoho, menilai kritik terhadap struktur Kabinet Merah Putih ini tidak tepat. 

Pasalnya, tokoh-tokoh yang dipilih ini memiliki keahlian dan kompetensi yang mumpuni di bidangnya.

“Saya melihatnya, kompetensi anggota kabinet ini sangat lengkap. Dan sekaligus menepis anggapan 
ada "cawe-cawe" dalam penyusunan kabinet ini,” terang Hardjuno.

Menurut Hardjuno, Presiden Prabowo sangat cerdas memilih pembantunya.

Komposisi kabinet ini merupakan kombinasi yang ideal antara partai politik dan profesional yang berkompeten di bidangnya masing-masing.

"Justru, jika kita lihat dari kalangan internal Gerindra, beberapa tokoh kunci dipercaya memegang posisi strategis," jelas Hardjuno. 

Nama-nama seperti Prasetyo Hadi yang diangkat menjadi Menteri Sekretaris Negara, Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri, Supratman Andi Agtas yang menjadi Menteri Hukum, serta Fadli Zon sebagai Menteri Kebudayaan menunjukkan bahwa Partai Gerindra memiliki peran signifikan dalam kabinet ini.

Hardjuno menegaskan keterlibatan para tokoh internal Gerindra menunjukkan bahwa kabinet ini tidak hanya mengakomodir kepentingan partai-partai lain saja. 

"Tetapi Presiden Prabowo mengedepankan tokoh-tokoh partai yang kompeten dan loyal, serta memiliki rekam jejak yang baik dalam politik dan pemerintahan,” urainya.

Lebih lanjut, Hardjuno yang juga kandidat Doktor Unair ini menilai komposisi Kabinet Merah Putih ini seimbang antara kader partai dan professional.

“Lihat saja banyak profesional dari berbagai bidang yang menduduki posisi penting,” terangnya.

Baca juga: Kabinet Prabowo-Gibran Dinilai Obesitas, Potensi Tumpang Tindih dan Susah Bergerak di Tahun Pertama

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved