Rangkuman Pengetahuan Umum

RINGKASAN Materi IPA Kelas 8 SMP BAB 6 Kurikulum Merdeka : Belajar Lempeng Tektonik

Simaklah di bawah ini mengenai materi IPA kelas 8 SMP BAB 6 Sub bab B tentang lempeng tektonik.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Buku IPA Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka
Ringkasan IPA BAB 6 SUB BAB B Kelas 8 SMP 

TRIBUNJOGJA.COM – Pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai rangkuman mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas 8 SMP Bab 6 Kurikulum Merdeka.

Dilansir dari buku mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang ditulis oleh Okky Fajar Tri Maryana, dkk. 2021.

Pada Bab 6 terdiri dari 4 sub bab, dalam bab 6 ini siswa akan belajar tentang struktur bumi.

Namun, kali ini kita akan belajar mengenai sub bab b yaitu lempeng tektonik.

Lempeng Tektonik

litosfer adalah bagian kerak bumi dan mantel luar.

Litosfer berasal dari dua kata Bahasa Yunani, yaitu lithos yang artinya batuan dan sphaira yang artinya lapisan.

Jadi litosfer adalah lapisan batuan. Litosfer dalam kegiatan apersepsi di atas adalah kertas karton tebal sebelum kalian potong-potong.

Setelah dipotong, maka disebut lempeng litosfer atau lempeng tektonik. Seperti kamu saksikan dalam kegiatan awal tadi, lempeng tektonik mengapung di atas cairan panas dari mantel dalam dan inti luar karena lempeng tektonik memiliki kerapatan (atau massa jenis) yang lebih kecil dibandingkan bagian mantel dalam dan inti luar bumi.

Lempeng ini selalu bergerak. Namun perlu diingat bahwa cairan yang terdapat pada lapisan inti luar bumi pekat karena mengandung lelehan logam-logam, sehingga tidak seperti air, karena itulah lempeng bergerak lambat. Lapisan mantel yang berisi cairan magma itu disebut sebagai astenosfer.

Pada awalnya bumi ini merupakan satu daratan besar yang merupakan gabungan dari seluruh benua.

Hal ini dikemukakan pertama kali oleh Alfred Wegener, ahli meteorologi dari Jerman pada tahun 1915.

Ia menyebutkan satu daratan ini sebagai Pangaea, berasal dari kata Yunani yang artinya ‘satu bumi’.

Beberapa sumber menyebut juga dengan Pangea. Menurut Alfred Wegener berjuta-juta tahun yang lalu, Pangaea terpecah untuk menjadi dua daratan besar.

Daratan pertama yaitu Gondwana, yang terdiri dari Australia, Antartika, Amerika Selatan, Afrika, dan India.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved