Penjabaran Materi Pelajaran IPA Kelas 10 BAB 8: Mekanisme Terjadinya Efek Rumah Kaca

rangkuman tentang mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)  BAB 8 kelas 10 SMA, dengan tema Pemanasan Global:Konsep dan Solusi.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
buku paket IPA kelas 10
berikut merupakan penejelasan materi BAB 8 Kelas 10 SMA 

TRIBUNJOGJA.COM - Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari rangkuman menarik tentang mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)  BAB 8 kelas 10 SMA, dengan tema Pemanasan Global: Konsep dan Solusi.

Berdasarkan buku IPA yang ditulis oleh Ayuk Ratna Puspaningsih, Elizabeth Tjahjadarmawan, Niken Resminingpuri Krisdianti

Yang mana siswa diharapakan mampu mengidentifikasi fakta-fakta perubahan, lingkungan, menganalisis dampak perubahan lingkungan, mengidentifikasi aktivitas manusia yang menyebabkan perubahan lingkungan, dan menciptakan solusi untuk mengatasi perubahan lingkungan.

Berikut penjelasan lengkap materi IPA BAB 4 Kelas 10 SMA: Keanekaragaman Mahkluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam. 

1.      Fakta-Fakta Perubahan Lingkungan

Apa buktinya bahwa telah terjadi pemanasan global? Mari telusuri fakta-fakta berikut ini.

A.    Peningkatan Suhu Permukaan Air Laut

B.     Menghilangnya Salju Abadi di Pegunungan Puncak Jaya Papua

C.     Mencairnya es kutub

D.    Kenaikan Permukaan Air Laut

E.     El Niño dan La Niña: Cuaca Ekstrem

Salju abadai pegungan papua
Gambar 1. Kondisi Gletser Es di Pegunungan Jaya Wijaya dari Juni 2010 hingga Maret 2

-          El Nino

Peristiwa El Niño merupakan peristiwa meningkatnya suhu permukaan laut Samudera Pasifik tropis bagian timur dan tengah di atas rata-rata normal suhu permukaan laut.

Pengaruh peristiwa El Niño di wilayah Indonesia adalah curah hujan cenderung berkurang. Sementara di Samudera Pasifik tropis, curah hujan

-          La Nina

Peristiwa La Niña merupakan peristiwa menurunkan suhu permukaan laut Samudera Pasifik tropis bagian timur dan tengah di bawah rata-rata normal suhu permukaan laut.

Pengaruh peristiwa La Niña di wilayah Indonesia adalah curah hujan cenderung meningkat.

Sementara di Samudera Pasifik tropis, curah hujan

-          Netral 

Kondisi netral ini bukan merupakan keadaan El Niño atau La Niña.

Kondisi ini merupakan kondisi ketika suhu permukaan laut Samudera Pasifik tropis umumnya mendekati rata-rata. 

Fenomena El Niño dan La Niña ini berdampak pada makhluk hidup.

2.      Peningkatan Kadar CO2 Atmosfer di BalikvPeningkatan Suhu Bumi

a.       Peningkatan Kadar CO2

Peningkatan kadar CO2 di atmosfer telah dicatat sejak 1958 oleh Charles David Keeling melalui kurva Keeling yang mengukur data di Observatorium Mauna Loa. Pada tahun 1960, kadar CO2 tercatat 315 ppm, tetapi telah meningkat secara teratur, mencapai 410 ppm pada 2018, dan 417,21 ppm pada 11 Februari 2021.

Kandungan CO2 ini sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia, terutama dari pembakaran bahan bakar fosil untuk industri dan transportasi.

Sekitar 57 persen gas CO2 hasil pembakaran teremisikan ke atmosfer, sementara sisanya diserap oleh lautan dan fotosintesis.

Penting untuk dicatat bahwa Hukum Lavoisier berlaku dalam konteks ini, di mana jumlah atom karbon tetap sama.

Peningkatan kadar CO2 dimulai sejak periode Eosen (60–40 juta tahun yang lalu) dan menunjukkan hubungan erat antara tingkat CO2 dan perubahan iklim.

Mempelajari sejarah CO2 membantu memprediksi pemanasan global di masa depan.

b.      Mekanisme Terjadinya Efek Rumah Kaca

Efek rumah kaca adalah peristiwa terperangkapnya udara hangat di atmosfer Bumi, mirip dengan fungsi rumah kaca yang menjaga suhu agar tetap hangat untuk tumbuhan.

Sumber panas utama Bumi adalah sinar Matahari, yang memancarkan energi dalam bentuk radiasi.

Energi ini diubah menjadi panas di permukaan Bumi dan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas manusia.

Tidak semua radiasi Matahari diserap; sebagian dipantulkan kembali ke luar angkasa sebagai gelombang inframerah.

Gas-gas penyebab efek rumah kaca, seperti CO2, CH4, CFC, NO2, NO, dan SO2, menyerap energi tersebut dan memancarkannya kembali ke permukaan Bumi.

Ini mengakibatkan gelombang inframerah terperangkap, sehingga suhu rata-rata Bumi dapat terjaga sekitar 15°C.

Dalam kondisi normal, efek rumah kaca membantu menjaga suhu Bumi dan mengurangi perbedaan suhu antara siang dan malam.

Baca juga: Kunci Jawaban Cek Pemahaman IPA Kelas 10 SMA BAB 7 Hal 175-176

 Namun, jika atmosfer kekurangan gas rumah kaca, suhu Bumi bisa menurun dan menyebabkan pembekuan permukaan.

c.      Aktivitas Manusia yang Menyebabkan Perubahan Lingkungan

Apa saja aktivitas penghasil gas CO2? Mari telusuri bersama-sama:

-          Kegiatan terkait alih fungsi lahan

-          Penggunaan Freon dalam Kehidupan Sehari-hari\

-          Aktivitas kendaraan bermotor

d.      Solusi Mengatasi Pemanasan Global

1. Penggunaan Energi Terbarukan:

   - Mengalihkan penggunaan energi fosil ke energi terbarukan seperti tenaga matahari, angin, dan hidro.

Ini akan mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil.

2. Peningkatan Efisiensi Energi:

   - Menggunakan perangkat dan teknologi yang lebih efisien dalam penggunaan energi, seperti lampu LED dan alat elektronik hemat energi.

Ini membantu mengurangi konsumsi energi dan emisi CO2.

3. Penghijauan:

   - Melakukan penanaman pohon dan reforestasi untuk meningkatkan jumlah vegetasi yang dapat menyerap CO2 dari atmosfer.

Hutan berperan penting dalam menyeimbangkan kadar gas rumah kaca.

4. Pengelolaan Limbah:

   - Menerapkan prinsip pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang (3R) untuk mengelola limbah.

Pengurangan limbah organik dapat membantu mengurangi emisi metana dari tempat pembuangan sampah.

5. Transportasi Ramah Lingkungan:

   - Mendorong penggunaan transportasi umum, bersepeda, atau berjalan kaki.

Kendaraan listrik dan hibrida juga bisa menjadi pilihan untuk mengurangi emisi dari transportasi.

6. Edukasi dan Kesadaran Masyarakat:

   - Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak efek rumah kaca dan pentingnya menjaga lingkungan melalui program pendidikan lingkungan.

7. Kebijakan Lingkungan:

   - Pemerintah dapat menerapkan kebijakan yang mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca, seperti regulasi industri dan insentif untuk penggunaan energi bersih.

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved