Disnakertrans Kulon Progo Catatkan Tren Peningkatan Kasus PHK di 2024
Kepala Disnakertrans Kulon Progo, Bambang Sutrisno mengungkapkan peningkatannya mencapai 4 kali lipat jika dibandingkan tahun 2023.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulon Progo mencatat adanya tren peningkatan kasus PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) di 2024 ini. Peningkatannya pun terbilang signifikan.
Kepala Disnakertrans Kulon Progo, Bambang Sutrisno mengungkapkan peningkatannya mencapai 4 kali lipat jika dibandingkan tahun 2023.
"Kalau di 2023 lalu tercatat ada 163 pekerja terkena PHK, tahun ini melonjak jadi 633 pekerja yang terkena PHK," ungkap Bambang pada Kamis (03/10/2024).
633 pekerja yang terkena PHK tersebut merupakan data yang diterima Disnakertrans Kulon Progo hingga 24 September 2024.
Berdasarkan kelompok umurnya, pekerja yang terkena PHK adalah yang berumur 18—30 tahun alias usia produktif.
Menurut Bambang, gelombang besar PHK terjadi akibat tutupnya 4 perusahaan besar di Kulon Progo.
Empat perusahaan tersebut berada di Kapanewon/Kecamatan Wates dan Sentolo.
"4 perusahaan ini terpaksa melakukan PHK karena penutupan tersebut," jelasnya.
Sedangkan sebagian perusahaan melakukan PHK dengan alasan kebijakan perputaran karyawan.
Banyak pekerja yang terkena PHK ini berstatus sebagai karyawan kontrak.
Baca juga: Pohon Kelapa Tumbang Timpa Rumah di Wates Kulon Progo, Dua Orang Dilaporkan Terluka
Adapun Disnakertrans Kulon Progo telah berkomunikasi dengan perusahaan-perusahaan yang melakukan PHK. Antara lain, memastikan proses PHK dilakukan sesuai regulasi.
"Seperti memastikan urusan pesangon pekerja segera diselesaikan, serta nominalnya sesuai dengan regulasi," kata Bambang.
Pihaknya pun akan membantu pekerja yang di-PHK agar bisa mengeklaim jaminan kehilangan pekerjaan.
Mereka juga diimbau untuk segera mengurus peralihan status BPJS Ketenagakerjaan ke kalurahan agar bisa diusulkan sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Pekerja yang terkena PHK juga diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi dari Disnakertrans Kulon Progo. Termasuk mendapatkan layanan konsultasi terkait kondisinya.
| Konsep Hotel Bubble untuk Asrama Haji DIY Diklaim Mampu Hemat Anggaran hingga Rp1,2 Triliun |
|
|---|
| Wabup Kulon Progo Turun Gunung, Gencarkan Edukasi Wawasan Kebangsaan Kepada Para Pelajar |
|
|---|
| Polres Kulon Progo Terjunkan Puluhan Personel Hingga Siapkan Rekayasa Lalin untuk Embarkasi Haji DIY |
|
|---|
| Menabung Selama 30 Tahun, Pedagang Tempe dari Panjatan Kulon Progo Akhirnya Bisa Naik Haji |
|
|---|
| Kankemenhaj Kulon Progo Pastikan Jemaah Risiko Kesehatan Tinggi Akan Didampingi Penuh Selama Berhaji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/menteri-keuangan-pastikan-korban-phk-dampak-virus-corona-dapat-rp1-juta-orang-bulan-selama-3-bulan.jpg)