Hasil Sensus Pertanian 2023, BPS Sebut Jumlah Unit Usaha Pertanian di Klaten Turun 24,16 Persen
Jumlah unit usaha sektor pertanian di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengalami penurunan sebanyak 24,16 persen selama 10 tahun terakhir
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
"Maka dari itu anak muda yang turun ke pertanian biasanya lebih jeli melihat komoditi yang memiliki nilai jual tinggi," ujarnya.
Selain itu, anak muda juga dinilai cenderung lebih kreatif sehingga sering mengabungkan pertanian dengan sektor lainnya, semisal pariwisata dan perdagangan.
Maka dari itu, optimalisasi potensi sektor pertanian bisa dilakukan dengan cara kolaborasi atau pengabungan antar sektor tersebut.
"Selama anak muda mau berinovasi menggunakan teknologi dengan baik di sektor pertanian, kami tetap optimis.Emang gaya bertani mereka tidak sama seperti orang dulu. Tapi selama mereka mau terjun ke pertanian, maka sektor pertanian di Indonesia akan tetap cerah," ucap dia.
Pihaknya juga menyebut perlu ada keterkaitan rumah makan, hotel, dan restoran-restoran untuk bisa bekerja sama dengan petani sekitar. Sehingga akan tumbuh lingkaran pertumbuhan ekonomi lokal di sekitar kawasan tersebut. (*)
| Alasan Bupati Hamenang Belum Terapkan Kebijakan WFH Bagi ASN di Klaten |
|
|---|
| Pak Kades Semangkak Klaten Terseret Kasus Korupsi Pembangunan Masjid |
|
|---|
| Nasib Siswa Disabilitas di Klaten Jadi Sorotan, DPRD Desak Pembentukan Unit Layanan Khusus |
|
|---|
| Bencana Hidrometeorologi Landa 9 Wilayah di Klaten, Bupati Hamenang Turun Langsung Cek Lokasi |
|
|---|
| Bupati Hamenang Evaluasi 10 Program Prioritas: Ada yang Dipercepat, Ada yang Dikurangi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Badan-Pusat-Statistik-BPS-Kabupaten-Klaten-menggelar-acara-sosialisasi-statistik.jpg)