Viral Medsos

PENJELASAN tentang Skandal Rapper AS P Diddy, Pelecehan Seksual Libatkan Artis Top Dunia

Skandal P Diddy, rapper Amerika Serikat ramai diperbincangkan di media sosial. Ia ditangkap atas dugaan pelecehan seksual dan menyeret artis top dunia

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
X via Kompas
P Diddy, rapper Amerika 

TRIBUNJOGJA.COM - Media sosial sedang ramai membicarakan skandal rapper Amerika Serikat, P Diddy

Ia ditangkap pada Senin (16/9/2024) waktu Amerika atas dugaan perdagangan seks, pelecehan seksual dan pemerkosaan lebihd ari 30 tahun.

Dugaan pelecehan yang dilakukan pria bernama asli Sean Combs tersebut juga diyakini melibatkan banyak artis top dunia. 

Sean ‘Diddy’ Combs merupakan seorang rapper, aktor, eksekutif dan produser musik yang paling berpengaruh dalam tiga dekade terakhir di industri hip-hop. 

Diddy dikenal bekerja dengan banyak musisi dunia, seperti Notorious BIG, Mary J Blige, Usher, Lil Kim, Faith Evans, dan 112. Tak heran, kasus ini mendapat perhatian besar dari dunia internasional.

Kapan kasus mulai terkuak?

Diddy memang seorang yang mashyur di dunia musik hip hop Amerika. Ia melakukan banyak gerakan sosial dan mengorbitkan penyanyi kenamaan.

Namun, sosok Diddy juga penuh kontroversi. Sejak tahun 1997, dia sering melakukan tindakan kriminal dan bolak-balik diinterogasi polisi.

Ia menggunakan uang dan kekuasaannya untuk membebaskan dirinya sendiri.

Di tahun 2023, tibalah waktunya Diddy terjatuh.

Diddy menghadapi tiga tuntutan hukum dari wanita yang menuduh adanya kekerasan dan penyerangan dalam seminggu, termasuk satu tuntutan dari mantan pasangannya Cassie Ventura. 

Dikutip dari RNZ, kasus tersebut diselesaikan sehari setelah diajukan, meskipun pengacara Diddy mengatakan bahwa hal itu sama sekali bukan pengakuan atas kesalahan. 

Segera setelah kasus Ventura diselesaikan, dia dituntut oleh wanita lain yang menuduhnya melakukan perdagangan seks dan pemerkosaan berkelompok. 

Namun, dia membantah tuduhan itu melalui akun Instagram pribadinya dan menganggap klaim tersebut dibuat oleh orang-orang yang mencari keuntungan cepat. 

Beberapa bulan kemudian, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menggerebek rumah-rumah mewah Diddy di Los Angeles dan Florida.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved