Rangkuman Materi IPS Sejarah Kelas 10 Kurikulum Merdeka: Manusia, Ruang, dan Waktu
Simak artikel berikut untuk mengetahui materi IPS Sejarah kelas 10 Kurikulum Merdeka tentang Manusia, Ruang dan Waktu.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Rangkuman pada kali ini kita akan membahas materi IPS Sejarah kelas 10 Kurikulum Merdeka mengenai Manusia, Ruang, Waktu.
Tujuan pembelajaran materi ini adalah peserta didik mampu memahami konsep-konsep dasar ilmu sejarah, yaitu: manusia, ruang, waktu, diakronik (kronologi) dan sinkronik yang diberikan melalui konten Pengantar Ilmu Sejarah.
Mengapa aspek ini penting dan menjadi kekhasan dalam belajar sejarah? Hal-hal tersebut akan kita perdalam pada materi berikut ini:
a. Manusia sebagai penggerak, pelaku, dan saksi sejarah
Apakah kalian pernah membaca cerita tokoh penting dalam sejarah Indonesia?
Mengapa mereka menjadi tokoh yang bersejarah?
Seperti tokoh Ki Hadjar Dewantara, kita mengenal beliau sebagai Bapak Pendidikan Indonesia.
Dalam perspektif ilmu sejarah, beliau merupakan pelaku sejarah, saksi sejarah, sekaligus penggerak sejarah.
Bermula dari tahun 1912, persahabatannya dengan Cipto Mangunkusumo dan Douwes Dekker dimulai sejak belajar di sekolah dokter STOVIA pada zaman Hindia Belanda, hingga dikenal sebagai tiga serangkai.
Mereka mendirikan partai politik Indische Partij dan koran De Expres sebagai media untuk gagasan yaitu membangkitkan nasionalisme para pribumi dan menentang kebijakan pemerintah kolonial yang diskriminatif.
Salah satu tulisan dan gagasan Ki Hadjar Dewantara yang menggugah nasionalisme dan menentang kolonialisme adalah “Seandainya Aku Seorang Belanda”.
Akibat gagasannya yang tertuang lewat tulisan tersebut, Ki Hadjar Dewantara mendapatkan hukuman dengan diasingkan.
Namun, hal itu tidak menciutkan nyalinya untuk berjuang demi bangsa dan terus berjuang dengan mendirikan Taman Siswa pada tahun 1922.
Salah tujuan dari pendidikan Taman Siswa adalah untuk mencerdaskan bangsa melalui akses dan kesempatan bagi rakyat mendapatkan pendidikan.
Berkaca dari kisah Ki Hadjar Dewantara, manusia dalam kajian ilmu sejarah adalah subjek dan objek, yaitu manusia dengan segenap gagasan dan tindakannya adalah penggerak sejarah yang membawa perubahan di masyarakat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Buku-IPS-Kelas-10-Sejarah-Indonesia-Manusia-Ruang-dan-Waktu.jpg)