Rangkuman Pengetahuan Umum
MATERI IPA Kelas 8 SMP BAB 2 Kurikulum Merdeka: Mengenal Makanan dan Sistem Pencernaan
Simaklah di bawah ini materi IPA kelas 8 SMP BAB 2 Sub Bab A terkait makanan dan sistem pencernaan kurikulum merdeka.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM – Pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai rangkuman mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas 8 SMP Bab 2 Kurikulum Merdeka.
Dilansir dari buku mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang ditulis oleh Okky Fajar Tri Maryana, dkk. 2021.
Pada Bab 2 terdiri dari 4 sub bab, namun kali ini kita akan membahas materi sub bab A yang mana siswa akan belajar dan memahami materi makanan hingga zat-zat yang dibutuhkan tubuh untuk berkembang dan memperbaiki sel tubuh.
Baca juga: RINGKASAN Materi IPA Kelas 8 SMP BAB 1 Kurikulum Merdeka : Mengenal Sel dan Mikroskop
Makanan dan Sistem Pencernaan
Tubuh manusia tersusun dari milyaran sel yang bekerja sama untuk membentuk jaringan, organ, dan kemudian sistem organ.
A. Kamu adalah yang kamu makan
Makanan A, yaitu gorengan, seringkali di hidangkan di acara-acara besar yang melibatkan banyak orang seperti pada saat gotong royong atau kerja bakti.
Walaupun kita sepakat dengan rasanya yang lezat, namun kita juga menyadari bahwa terlalu banyak mengonsumsi gorengan dapat membahayakan tubuh.
Karena biasanya gorengan dimasak dengan minyak yang sudah berkali-kali dipakai.
Makanan A dapat disimpulkan bahwa kalian tidak terlalu peduli dengan kesehatan.
Sekali-kali makan gorengan boleh saja, misalkan saat ingin menghargai kultur kebersamaan tapi ingat, jangan terlalu sering.
Makanan B yaitu buah-buahan segar, berarti kalian peduli dengan kesehatan, dan tahukah kalian bahwa mengonsumsi buah-buahan dapat membuat kulit menjadi lebih bersih dan segar.
Itu semua dikarenakan kandungan zat yang dinamakan karotenoid dan antioksidan di dalamnya.
Mengonsumsi buah-buahan juga mampu meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit.
Makanan C yaitu mie instan, berarti kalian ingin sesuatu yang cepat dan praktis dan bisa dibilang kalian belum cukup peduli dengan kesehatan.
Hal ini disebabkan karena mie instan cukup sulit dicerna oleh tubuh, kandungan garamnya yang tinggi bisa mengakibatkan penyakit darah tinggi, dan pengawet di dalamnya bisa menimbulkan kanker.
Berdasarkan survei pada tahun 2015 yang diselenggarakan oleh World Instant Noodle Association, Indonesia termasuk negara yang paling banyak mengonsumsi mie instan, selain Jepang dan China.
Mengingat efek buruk dari kandungan garam dan pengawet dalam mie instan, sebaiknya kita hindari makanan ini.
Makanan D yaitu seporsi gado-gado, berarti kalian sadar dengan kesehatan.
Gado-gado sangat baik untuk pencernaan karena mengandung banyak serat, meningkatkan fungsi otak karena banyaknya kandungan fosfor dan besi, mencegah kanker usus, menjaga kesehatan kulit, serta meningkatkan kekebalan tubuh. Jadi makanan seperti ini harus lebih banyak dikonsumsi.
Makanan E yaitu seporsi nasi Bali yang terdiri dari nasi, sayur, dan lauk, kalian juga sudah sadar dengan kesehatan.
Sayur-sayuran yang ada di dalamnya berfungsi untuk menjaga sistem pencernaan tubuh kalian, nasi untuk sumber energi serta lauk-pauk, yaitu telur dan sate lilit sangat baik untuk menyusun dan memperbaiki sel tubuhmu yang rusak.
Makanan F yaitu burger dan kentang goreng, menandakan bahwa kalian orang yang suka dengan hal-hal yang praktis, enak, tapi tidak terlalu peduli dengan kesehatan.
Burger banyak mengandung lemak tidak baik yang berpengaruh buruk pada kesehatan jika dimakan terlalu sering.
Kandungan gula di dalamnya bisa menyebabkan terkena diabetes.
Kandungan lemak yang tinggi bisa menyebabkan terganggunya fungsi jantung.
Kandungan garam yang tinggi bisa berpengaruh buruk untuk pembuluh darah kalian.
Baca juga: RINGKASAN IPA Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka: Mengenal Sel Hewan dan Tumbuhan
B. Mengapa Kalian Perlu Makan?
Seluruh makhluk hidup butuh makan untuk tetap hidup dan melakukan aktivitasnya sehari-hari.
Di dalam makanan terkandung zat-zat yang sangat dibutuhkan tubuh untuk berkembang dan memperbaiki sel tubuh atau jaringan yang rusak.
Di dalam makanan yang terkandung sumber energi serta sumber penyusun tubuh kita.
Kita tidak akan bisa pergi ke sekolah, bermain, ataupun beraktivitas lainnya jika kita tidak makan.
Ketika makanan diubah menjadi energi, energi yang dilepaskan diukur dalam satuan kalori.
Setiap orang membutuhkan asupan kalori yang berbeda setiap harinya sesuai dengan kebutuhannya.
Kebutuhan kalori dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, aktivitas, berat badan, serta kondisi kesehatan seseorang.
Seorang siswa remaja seperti kalian membutuhkan sekitar 2000 – 2500 kalori (kal) per harinya.
Kebutuhan kalori remaja laki-laki lebih besar dibandingkan remaja perempuan.
Gambar 2.2 menunjukkan banyaknya kalori (kal) yang terkandung dalam menu sarapan khas Indonesia.

C. Apa itu Nutrien
Ketika kalian selesai makan, makanan yang kalian makan akan dipecah oleh sistem pencernaan menjadi nutrien.
Nutrien adalah zat yang terkandung dalam makanan yang berisi energi ataupun bahan mentah yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan seluruh proses penting yang menunjang kehidupan.
Nutrien dapat dibagi menjadi 6 kategori yaitu: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.
1. Karbohidrat
Pernahkah kalian mendengar jargon “belum makan nasi artinya belum makan”.
Ya, nasi adalah salah satu contoh sumber karbohidrat bukan hanya dari nasi.
Sagu, roti, jagung, mie, ubi, ataupun sereal merupakan contoh karbohidrat.
Fungsi dari karbohidrat ini tentu saja untuk memberikan energi bagi tubuh kalian.
Karbohidrat juga berperan sebagai bahan dasar untuk beberapa bagian dari sel tubuh.
Sekitar 50 persen dalam kalori harian yang kalian makan harus berasal dari karbohidrat.
Tetapi ingat, jangan sampai berlebihan dalam mengonsumsi karbohidrat, karena akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh kalian.
Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dapat mengakibatkan tingginya gula darah dalam tubuh yang bisa memicu penyakit diabetes.
Kelelahan, pusing, selalu merasa haus, mood yang buruk, perut kembung, serta jerawat merupakan tanda bahwa kalian terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat.
Karbohidrat sendiri dibagi menjadi karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.
a. Karbohidrat sederhana
Karbohidrat sederhana biasa kita sebut “gula”.
Gula merupakan sumber pendongkrak energi instan, artinya begitu kalian mengonsumsi gula, tubuh kalian akan merasa berenergi.
Glukosa adalah salah satu contoh gula yang merupakan sumber energi yang dibutuhkan oleh sel tubuh kalian.
Nasi yang kalian makan akan dipecah dalam sistem pencernaan kalian menjadi bentuk sederhana yaitu glukosa.
b. Karbohidrat kompleks
Karbohidrat kompleks merupakan rantai panjang molekul gula.
Contoh karbohidrat kompleks adalah pati (starch).
Nasi, kentang, ubi, roti, dan jagung adalah contoh-contoh makanan yang mengandung pati.
Pati merupakan sumber energi yang tahan lama.
Contoh lain dari karbohidrat kompleks adalah serat.
Serat merupakan bahan baku dinding sel pada sel tumbuhan.
Serat sangat penting untuk tubuh kita karena mempermudah kinerja sistem pencernaan.
Saluran pencernaan yang sehat akan meningkatkan kekebalan tubuh kita melawan penyakit.
Walaupun sangat penting, serat tidak termasuk ke dalam nutrien, karena serat tidak bisa dicerna oleh tubuh kita.

2. Protein
Tubuh kalian terbentuk dari protein, mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut.
Sel sampai DNA kalian pun terbentuk dari protein.
Oleh sebab itu protein disebut sebagai nutrien yang berfungsi untuk membangun tubuh atau pembentuk struktur tubuh.
Manusia bisa tumbuh besar dan memperbaiki sel tubuh yang rusak dengan protein. Protein yang harus kita konsumsi paling sedikit 10 persen - 35?ri kalori harian kita.
Remaja seperti kita membutuhkan 2.000 kalori per harinya, berarti kita harus mengonsumsi setidaknya 200 kalori untuk protein.
Protein terbentuk dari unit yang kita sebut asam amino.
Ada sekitar 20 asam amino yang dibutuhkan tubuh kita, 11 di antaranya dapat diproduksi oleh tubuh sementara 9 lainnya tidak diproduksi tubuh dan harus didapatkan dari makanan.
Sembilan macam asam amino tersebut disebut asam amino esensial.
Sumber-sumber protein ada di dalam telur, daging merah, daging ayam atau unggas, kacang-kacangan, dan ikan.
Protein yang berasal dari tumbuhan, tidak mengandung asam amino esensial lengkap seperti yang berasal dari hewan.
3. Lemak
Tidak selamanya lemak berkonotasi buruk.
Justru lemak dibutuhkan tubuh kita sebagai sumber energi.
Energi yang dihasilkan lemak dua kali lipat lebih besar di bandingkan karbohidrat.
Lemak berfungsi untuk memproteksi organ tubuh manusia dari benturan dan guncangan.
Lemak juga berfungsi sebagai isolator untuk mempertahankan panas tubuh, membantu memelihara kesehatan kulit dan rambut, serta membentuk sel membran pada tubuh makhluk hidup.
Baca juga: RINGKASAN Mata Pelajaran IPA Kelas 8 SMP: Mengenal Spesialisasi Sel-Uniseluler dan Multiseluler
Tipe-tipe Lemak
Lemak dibagi menjadi 3 jenis yaitu lemak jenuh, lemak tak jenuh, dan lemak trans.
a. Lemak Jenuh
Lemak jenuh terdapat pada makanan seperti daging-dagingan, santan, dan produk olahan susu.
Jika berlebihan mengonsumsinya, maka kadar kolesterol akan meningkat dan bisa membahayakan tubuh.
Penyakit jantung serta diabetes tipe dua merupakan contoh penyakit yang diakibatkan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh.
b. Lemak Tak Jenuh
Lemah tak jenuh bisa dikatakan lemak baik.
Contoh sumber makanan yang mengandung lemak tak jenuh adalah minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan.
Fungsi dari lemak tak jenuh adalah untuk mengontrol kadar kolesterol dalam darah, bahkan berdasarkan penelitian, jenis lemak ini mampu mengontrol kadar insulin dan kadar gula dalam darah sehingga menurunkan risiko penyakit diabetes tipe dua.
c. Lemak Trans
Lemak trans bersumber dari makanan yang digoreng.
Tingginya kadar lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung.
Oleh karena itu, mari kita batasi konsumsi gorengan.
Jumlah lemak trans jangan sampai melebihi 2?ri jumlah kalori harian.
Total lemak yang kita konsumsi harus kurang dari 30?ri jumlah total kalori harian kita.
Jenis lemak lainnya adalah kolesterol.
Fungsi kolesterol adalah untuk membentuk bagian sel membran.
Kolesterol yang diproduksi di hati cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, jadi sebenarnya kita tidak membutuhkan makanan yang mengandung kolesterol.
Tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat menyumbat pembuluh darah sehingga memicu terjadinya penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Semoga materi di atas dapat menjadi panduan siswa dalam proses belajar. (MG Madah Mazzidah)
| Penjelasan Lengkap Perbedaan Matcha dan Green Tea : Asal, Cara Penyajian, dan Manfaat Kesehatan |
|
|---|
| Contoh Kata Hubung Tanpa Tanda Koma, Materi Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka |
|
|---|
| 4 Teori Masuknya Islam ke Indonesia: Gujarat, Persia, Cina, dan Arab |
|
|---|
| 10 CONTOH Idiom Bahasa Inggris yang Sering Digunakan dalam Percakapan |
|
|---|
| Profil Bupati Sleman dari Tahun ke Tahun, Periode 1945-2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ringkasan-ipa-bab-2-1-kelas-8.jpg)