Kunci Jawaban

Jawaban Soal Pilihan Ganda Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD: Gotong Royong

Perhatikanlah penjabaran dari Mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka bab 7 halaman 149 – 151.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Capture buku Pendidikan Pancasila kelas 6
bab 6 Pendidikan Pancasila kelas 6 

Berikut beberapa istilah gotong royong dari berbagai daerah:

a.    Aceh: Di Aceh, gotong royong dikenal dengan istilah "meuseuraya", yang artinya bekerja bersama-sama untuk kepentingan bersama, seperti membersihkan lingkungan atau memperbaiki fasilitas umum.

b.    Sumatera Barat (Minangkabau): Di Minangkabau, istilah gotong royong disebut "bajapuik" atau "manunggal", yang menunjukkan aktivitas kerja bersama yang dilakukan tanpa pamrih untuk kepentingan masyarakat.

c.     Jawa: Di Jawa, istilah gotong royong dikenal luas dengan nama "sambatan" atau "rewang". Sambatan biasanya dilakukan dalam rangka membantu tetangga yang sedang punya hajatan atau membangun rumah.

d.    Bali: Di Bali, gotong royong disebut "ngayah". Ngayah adalah kegiatan sukarela yang dilakukan oleh masyarakat untuk membantu dalam upacara keagamaan atau kegiatan sosial lainnya.

e.    Sulawesi Selatan (Bugis-Makassar): Di komunitas Bugis dan Makassar, istilah yang digunakan adalah "mappalette" atau "appassili", yang menunjukkan kebersamaan dalam bekerja untuk tujuan bersama, seperti membersihkan desa atau membangun fasilitas umum.

f.     Nusa Tenggara Timur (NTT): Di NTT, terutama dalam komunitas Manggarai, istilah yang digunakan adalah "sami" atau "teing hang", yang menggambarkan kerja sama antarwarga untuk menyelesaikan pekerjaan seperti panen atau membangun rumah.

g.    Papua: Di Papua, istilah gotong royong sering disebut dengan "sima ingga", yang berarti kerja sama masyarakat dalam kegiatan seperti bercocok tanam atau memperbaiki jalan.

5.    Dalam bergotong royong, kalian harus mengutamakan kepentingan bersama dan harus didasari oleh rasa Ikhlas / Tanpa Pamrih, tidak mengharapkan balasan atau pujian siapa pun. 

Itulah penjabaran materi dari Mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 dari bab 7 halaman 149 - 151. Diharapkan penggunaan penjabaran materi dapat digunakan dengan bijak atas pendampingan orang tua. 

Diharap penjabaran materi ini digunakan hanya sebagai salah satu refrensi dalam pembelajaran. ( MG Tiyas Ariantini )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved