Kunci Jawaban

Jawaban Soal Pilihan Ganda Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD: Gotong Royong

Perhatikanlah penjabaran dari Mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka bab 7 halaman 149 – 151.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Capture buku Pendidikan Pancasila kelas 6
bab 6 Pendidikan Pancasila kelas 6 

TRIBUNJOGJA.COM – Perhatikanlah penjabaran dari Mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka bab 7 halaman 149 – 151.

Hendaknya diperhatikan untuk setiap orang tua mendampingi dalam penggunaan penjabaran materi ini. 

Siswa diharap mengerjakan terlebih dahulu, lalu menggunakan kunci jawaban ini sebagai referensi saja. 

Berikut kunci jawabannya : 

Halaman 149 – 151 

Pilihan Ganda 

1. Gotong royong menjadi salah satu cara menjaga persatuan dan kesatuan. Gotong royong di lingkungan keluarga, sekolah, ataupun masyarakat termasuk dalam perwujudan bela negara yang sesuai dengan Pancasila, khususnya sila berlambang .... 

d. padi dan kapas 

2. Gotong royong dapat dilakukan di semua lingkungan, baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Salah satu contoh gotong royong di sekolah adalah .... 

d. melaksanakan piket kelas sesuai jadwal 

3. Para siswa sudah diajari bergotong royong sejak dini. Selain di sekolah, siswa juga mempraktikkannya di masyarakat. Contoh sikap gotong royong yang dapat dilakukan di lingkungan masyarakat adalah .... 

a. Bonar dan Sedi bersama-sama pergi ke panti asuhan memberikan bantuan alat tulis. 

4. Gotong royong merupakan salah satu cara menjaga persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan bela negara. Contoh gotong royong mewujudkan bela negara di lingkungan masyarakat adalah .... 

c.    Manda dan Bonar memberikan makanan kepada tetangga yang menjadi korban kebakaran 

5. Pigey jarang membawa bekal makanan ke sekolah. Bonar ingin berbagi makanan dengan Pigey. Sikap yang harus dihindari Bonar saat berbagi dengan Pigey adalah .... 

a. mengharapkan balasan/pujian dari teman di kelas 

Baca juga: Jawaban Soal Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Bab 7 Halaman 141 : Tabel 7.1

Uraian Singkat

1.    Melakukan gotong royong bersama teman-teman di sekolah memberikan 

banyak manfaat. Salah satu cara bergotong royong adalah adanya Pembagian tugas. 

2.    Manusia tidak bisa hidup sendiri. Demikian juga, kalian harus bekerja sama saling membantu untuk mencapai tujuan bersama. Kegiatan yang kalian lakukan tersebut dinamakan .... Gotong Royong

3.    Gotong royong telah lama menjadi kebiasaan bangsa kita, bahkan sejak sebelum merdeka. Saat ini, gotong royong dilakukan bukan lagi untuk mengusir penjajah, tetapi untuk menghadapi perkembangan zaman yang pesat. Salah satu bentuk gotong royong yang dapat kalian lakukan saat ini di masyarakat adalah .... 

Berikut adalah beberapa contoh bentuk gotong royong yang bisa dilakukan oleh anak-anak saat ini di masyarakat:

a.    Kerja Bakti Lingkungan: Anak-anak bisa diajak untuk berpartisipasi dalam membersihkan lingkungan sekitar, seperti menyapu halaman, memungut sampah, atau membersihkan selokan. Ini mengajarkan mereka pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

b.    Pengumpulan Donasi: Anak-anak bisa dilibatkan dalam kegiatan pengumpulan barang-barang seperti pakaian bekas layak pakai, buku, atau mainan untuk disumbangkan kepada anak-anak yang membutuhkan. Ini melatih rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.

c.     Menanam Pohon atau Merawat Taman: Kegiatan menanam pohon atau merawat tanaman di sekitar rumah, sekolah, atau taman kota dapat mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memberikan kontribusi nyata dalam penghijauan.

d.    Membantu Teman Belajar: Gotong royong juga bisa diterapkan dalam belajar bersama, di mana anak-anak saling membantu mengerjakan tugas atau belajar untuk ujian. Ini bisa memperkuat hubungan persahabatan dan semangat kebersamaan.

e.    Membantu Kegiatan Sosial di Lingkungan: Anak-anak bisa diajak membantu kegiatan sosial seperti membagikan makanan saat ada acara buka puasa bersama atau acara syukuran di lingkungan mereka. Ini bisa mempererat hubungan sosial dan melatih keterampilan berkomunikasi.

f.     Membersihkan Tempat Ibadah: Anak-anak dapat diajak membersihkan tempat ibadah seperti masjid, gereja, atau pura di lingkungan mereka. Ini tidak hanya mengajarkan tanggung jawab sosial, tetapi juga rasa hormat terhadap tempat suci.

Baca juga: Penjabaran Materi Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Bab 7 Halaman 148

g.    Mengadakan Bazar Amal Sekolah: Mengadakan bazar kecil di sekolah, di mana anak-anak menjual barang-barang yang mereka buat atau sumbangkan, kemudian hasilnya disalurkan untuk kegiatan amal. Ini mengajarkan pentingnya berbagi dan rasa tanggung jawab sosial.

4.    Gotong royong menjadi budaya masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu. Beberapa daerah bahkan memiliki istilah khusus untuk menyebut gotong royong. Aktivitas gotong royong di masyarakat daerahmu dikenal dengan istilah .... 

Berikut beberapa istilah gotong royong dari berbagai daerah:

a.    Aceh: Di Aceh, gotong royong dikenal dengan istilah "meuseuraya", yang artinya bekerja bersama-sama untuk kepentingan bersama, seperti membersihkan lingkungan atau memperbaiki fasilitas umum.

b.    Sumatera Barat (Minangkabau): Di Minangkabau, istilah gotong royong disebut "bajapuik" atau "manunggal", yang menunjukkan aktivitas kerja bersama yang dilakukan tanpa pamrih untuk kepentingan masyarakat.

c.     Jawa: Di Jawa, istilah gotong royong dikenal luas dengan nama "sambatan" atau "rewang". Sambatan biasanya dilakukan dalam rangka membantu tetangga yang sedang punya hajatan atau membangun rumah.

d.    Bali: Di Bali, gotong royong disebut "ngayah". Ngayah adalah kegiatan sukarela yang dilakukan oleh masyarakat untuk membantu dalam upacara keagamaan atau kegiatan sosial lainnya.

e.    Sulawesi Selatan (Bugis-Makassar): Di komunitas Bugis dan Makassar, istilah yang digunakan adalah "mappalette" atau "appassili", yang menunjukkan kebersamaan dalam bekerja untuk tujuan bersama, seperti membersihkan desa atau membangun fasilitas umum.

f.     Nusa Tenggara Timur (NTT): Di NTT, terutama dalam komunitas Manggarai, istilah yang digunakan adalah "sami" atau "teing hang", yang menggambarkan kerja sama antarwarga untuk menyelesaikan pekerjaan seperti panen atau membangun rumah.

g.    Papua: Di Papua, istilah gotong royong sering disebut dengan "sima ingga", yang berarti kerja sama masyarakat dalam kegiatan seperti bercocok tanam atau memperbaiki jalan.

5.    Dalam bergotong royong, kalian harus mengutamakan kepentingan bersama dan harus didasari oleh rasa Ikhlas / Tanpa Pamrih, tidak mengharapkan balasan atau pujian siapa pun. 

Itulah penjabaran materi dari Mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 dari bab 7 halaman 149 - 151. Diharapkan penggunaan penjabaran materi dapat digunakan dengan bijak atas pendampingan orang tua. 

Diharap penjabaran materi ini digunakan hanya sebagai salah satu refrensi dalam pembelajaran. ( MG Tiyas Ariantini )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved