Berita Otomotif Terkini
Tak Sekedar Lucu, Papio XO-1 dan XO-2 Motor Mini yang Tangguh dan Stylish
Papio XO-1 sendiri telah diluncurkan sejak Oktober tahun kemarin, menyusul kemudian seri XO-2 pada Juni tahun ini.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Peminat motor mini bisa berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang menyukai tantangan dan sensasi berkendara dengan kendaraan kecil namun bertenaga.
Motor mini sering diminati karena ukurannya yang kompak dan mudah dikendalikan.
Salah satu motor mini yang saat ini banyak digandrungi adalah Papio XO-1 dan Papio XO-2 dari CFMoto, yang kini tersedia di The Bikers Shop, anak perusahaan Djoko Motor Group.
The Bikers Shop sendiri telah memegang 17 brand besar di Indonesia dari motor Eropa hingga Italia. Salah satunya adalah CFMoto yang ikut hadir di dealer mereka.
Edi Fuad dari The Biker Shop Jogja menjelaskan, Papio XO-1 sendiri telah diluncurkan sejak Oktober tahun kemarin, menyusul kemudian seri XO-2 pada Juni tahun ini.
Kedua motor ini serupa tapi tak sama.
“Untuk XO-1 mengarah ke mini cafe racer, dengan tampilan retro, half fairing, footstep agak ke belakang, posisi handling agak merunduk,” ungkapnya.
Secara desain keseluruhan, Papio XO-1 memiliki desain body khas cafe racer, ada half fairing dan disempurnakan penggunaan spion bar end.
Motor mini ini berdimensi panjang hanya 1.750 mm, lebar 700 mm dan tinggi 975 mm. Memiliki bobot 114 kg, setara motor bebek, maka tak heran jika terasa sangat ringan dan lincah jika berkendara dengan motor ini.
Selain dimensi yang kecil, motor ini memiliki detail dari beberapa bagian bodinya. Paling utama tentu desain lampu utama dan lampu rem.
Jika dilihat dari samping, half fairingnya tampak mini dengan tangki tangki yang bentuknya cenderung mengotak.
Pada area tengah, didominasi bodi yang melebar hingga bawah, menutupi aki, tabung minyak rem, monosok dan sebagainya, sehingga tak terlihat melompong, tapi padat berisi.
“Sebagai sebuah cafe racer, meski mini, Papio XO-1 Racer pakai setang jepit, sehingga pengemudi akan sedikit merunduk,” ujarnya.
Bergeser ke area kaki-kaki, di bagian depan mengandalkan suspensi upside down yang tentunya secara ukuran termasuk kecil, agar sesuai dengan dimensi motornya. Sementara bagian belakang menggunakan monosok yang dilengkapi setelan preload. Rodanya pakai pelek palang 3, depan dibalut ban berukuran 120/70-12 sedang belakang 130/70-12.
Sementara untuk Papio XO-2 yang mengusung konsep mini trail tampil lebih gahar berkat penempatan spakbor depan yang menempel ke headlamp dan ban dual purpose khas scrambler.
Motor ini memiliki aura scrambler macho ala motor kustom. Di sisi depan tampak lebih ramping karena tidak dilengkapi half fairing namun punya cover headlamp agresif.
Sementara untuk buritan, tampak lebih klasik karena memiliki begel besi ala motor lawas dan jok tingkat yang simpel.
| Sukses dengan Zusu dan Desultan, Smoot Siap Luncurkan Dua Motor Listrik Baru di 2025 |
|
|---|
| Lukis Tangan di Motor Custom Sebagai Karya Seni Berjalan |
|
|---|
| Harley Davidson Dyna Wide Glide untuk Family Man yang Ingin Tetap Tampil Gahar |
|
|---|
| Motor Liyut dengan Rangka Tengah yang Bisa Belok Karya Wbike Kustom Garage |
|
|---|
| Puluhan Sepeda Motor Modifikasi Bertanding Ketat di Final Honda Modif Contest 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tak-Sekedar-Lucu-Papio-XO-1-dan-XO-2-Motor-Mini-yang-Tangguh-dan-Stylish.jpg)