Topan Yagi Hantam Vietnam, 151 Orang Tewas, 54 Lainnya Dinyatakan Hilang

Topan Yagi memporak-porandakan sejumlah wilayah di Vietnam hingga menyebabkan ratusan orang meninggal dunia.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
EPA via BBC INDONESIA
Keterangan gambar, Badai Yagi membawa angin dengan kecepatan nyaris 150 kilometer per jam 

Badai itu menghancurkan bangunan, jembatan dan tanah longsor di sejumlah wilayah.

Sampai saat ini, masih ada 54 orang yang dinyatakan hilang.

Pihak berwenang kini telah mengeluarkan peringatan banjir dan tanah longsor untuk 401 komune di 18 provinsi utara.

Rumah satu lantai di beberapa bagian Provinsi Thai Nguyen dan Yen Bai hampir sepenuhnya terendam air pada dini hari Selasa (10/9/2024) waktu setempat.

Para warga hanya bisa menunggu di atap rumah sampai bantuan datang.

Selain korban tewas dan hilang, banjir dan tanah longsor juga telah melukai setidaknya 752 orang, menurut data Kementerian Pertanian Vietnam pada Selasa (10/9/2024).

Sebelum menghantam Vietnam, Topan Yagi menyebabkan 24 orang tewas di selatan China dan Filipina.

Para ahli meteorologi mengatakan bahwa seiring dengan menghangatnya dunia, topan dapat membawa kecepatan angin yang lebih tinggi dan curah hujan yang lebih intens—meskipun pengaruh perubahan iklim terhadap badai secara individu bersifat rumit.

Topan Yagi sendiri terjadi di wilayah Vietnam dan China, yang secara geografis cukup jauh dari Indonesia. (*/*)

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved