Kapal Nelayan Luar Daerah Serbu Perairan Bantul, Nelayan Lokal Minta Pemerintah Turun Tangan

Sejumlah kapal berukuran besar diduga mencari ikan di wilayah perairan Bantul, tepatnya di selatan Pantai Parangtritis.

Tayang:
TRIBUNJOGJA.COM/ Tangkap Layar Media Sosial Instagram
Sejumlah kapal sedang berada di laut selatan atau tepat di selatan Pantai Parangtritis, belum lama ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sejumlah kapal berukuran besar diduga mencari ikan di wilayah perairan Bantul, tepatnya di selatan Pantai Parangtritis.

Kapal-kapal itu biasanya beroperasi pada malam hari.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah Operasi III Parangtritis-Depk, M Arif Nugraha, mengatakan, kapal-kapal itu diduga merupakan kapal nelayan dari pantai timur atau nelayan dari luar DI Yogyakarta.

"Mereka itu kayaknya nelayan dari pantai-pantai timur atau luar DIY. Karena perahunya itu beda dari biasanya. Itu perahunya rodo gede-gede (agak besar)," katanya kepada Tribunjogja.com, Kamis (5/9/2024).

Disampaikannya, mereka kemungkinan sedang mencari ikan di area laut selatan Bumi Projotamansari.

Sementara itu Bendahara TPI Depok Kabupaten Bantul, Kusmadi, memperkirakan, nelayan yang menggunakan kapal dari luar DIY itu diduga menangkap benur atau anak lobster yang berkembang biak di wilayah laut selatan Bumi Projotamansari.

"Itu sudah lama dan yang viral itu terjadi pada beberapa waktu lalu. Kalau penangkapan benur itu dulu sepertinya ada di area selatan sana. Tapi semakin lama mereka bergerak semakin ke barat atau masuk ke area Kabupaten Bantul," ujar dia.

Baca juga: Geger Pembangunan Hiburan Malam di Trihanggo, Ini Komentar Sri Sultan HB X

Lanjut dia, rata-rata nelayan di perahu yang viral itu menangkap benur pada malam hari. Lalu, saat siang hari, para nelayan itu sedang tidak beraktivitas, namun masih berada di atas kapal dan masih di perairan wilayah Kabupaten Bantul.

Menurut Kusmadi, saat ini nelayan di wilayah Bantul belum ada yang membuat izin penangkapan benur sehingga selama ini memang tidak melakukannya.

Di sisi lain, para nelayan di Bantul kecewa dengan aksi nelayan luar daerah yang mencari ikan dan benur di wilayah yang selama ini menjadi lokasi pencarian ikan nelayan lokal.

"Itu kan lahan orang Depok (nelayan Depok Kabupaten Bantul), tapi diinjak-injak sama nelayan dari luar DIY. Ya sedikit kecewa. Kasihan juga sama nelayan domisili. Ya kami berharap kepada pemerintah bisa membantu menertibkan kondisi yang ada sesuai peraturan," tandas dia.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved