Hadiri Fun Run di STPN Yogyakarta, Menteri AHY Siapkan ASN Bidang Pertanahan Pindah ke IKN

Beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian mulai bersiap pindah ke Ibukota Nusantara (IKN) pada September 2024 ini.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Menteri AHY saat menghadiri fun run di STPN Yogyakarta, Minggu (1/9/2024) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian mulai bersiap pindah ke Ibukota Nusantara (IKN) pada September 2024 ini.

Sejumlah menteri pun kini telah menyiapkan ASN yang terbaik untuk dipindahkan ke IKN.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kesempatan wawancara menyatakan telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) bidang pertanahan untuk dikirim ke IKN.

"Iya tentu kami (akan mengirimkan ASN ATR BPN) ke IKN, saat ini IKN kan membutuhkan talenta dan ASN terbaik bidang pertanahan," kata AHY di sela menghadiri Fun Run Kapti-Agraria di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta Minggu (1/8/2024).

Dalam event yang diselenggarakan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (Kapti-Agraria) itu, AHY mengungkapkan sarana dan prasana urusan pertanahan segera dipersiapkan di IKN seiring rencana pemerintah memindahkan ibukota negara.

Saat ini Kementerian ATR/BPN telah memiliki kantor wilayah (Kanwil) khusus pertanahan di IKN yang berada di Kalimantan Timur.

Hal ini untuk mempermudah proses pembebasan lahan dan urusan pertanahan lainnya.

Baca juga: Menpan RB Tunggu Arahan Presiden Jokowi untuk Pindahkan ASN ke IKN

"Namun hal lain yang juga perlu juga disiapkan pegawai-pegawai yang diharapkan bisa mensukseskan pembangunan IKN," kata AHY.

Meski sudah menyiapkan SDM pertanahan untuk dikirim ke IKN, namun putera dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyoni ini belum merinci jumlah ASN ATR/BPN yang akan dikirim ke AKN.

AHY menuturkan, sekolah sekolah pertanahan negara setiap tahunnya mencetak ribuan lulusan tenaga terampil bidang pertanahan. Mulai program studi D1-D4.

"Para lulusan STPN ini telah dibekali pengetahuan dan pengalaman memadai bidang pertanahan," jelasnya.

Para lulusan STPN ini, ujar AHY, hampir semuanya juga tergabung dalam wadah bersama bernama Kapti-Agraria yang memudahkan koordinasi dengan pemerintah. 

Terutama terkait kebutuhan pemenuhan tenaga kerja di masa mendatang di bidang pertanahan. Tak terkecuali bagi IKN.

"Yang menjadi pekerjaan rumah sekarang bagaimana meningkatkan skil lulusan bidang pertanahan itu di era ini," kata dia.

Menurut AHY, saat ini para siswa STPN selama masa pendidikan juga telah dibekali dengan tiga aspek utama. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved