Menpan RB Tunggu Arahan Presiden Jokowi untuk Pindahkan ASN ke IKN
Kementrian Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi masih menunggu penugasan dari Presiden Jokowi untuk pemindahan ASN ke IKN
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, NUSANTARA - Pemerintah berencana untuk mulai memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada awal September ini.
Namun rencana itu nampaknya tidak akan berjalan sesuai target lantaran saat ini ekosistem prasarana di IKN belum sepenuhnya tuntas.
Selain itu, Kementrian Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi masih menunggu penugasan dari Presiden Jokowi.
Dikutip dari Tribunnews.com, Menpan RB Abdullah Azwar Anas mengatakan pihaknya sudah menyiapkan skenario untuk pemindahan ASN ke IKN.
Namun saat ini pihaknya masih menunggu arahan dari Presiden Jokowi untuk pemindahan ASN tersebut.
“Tapi skenarionya sudah kami siapkan, tinggal nunggu arahan dari Bapak Presiden dan nanti kesiapan dari ekosistem yang ada di IKN," ujar Anas, saat ditemui di Gedung Dhanapala, kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (27/8).
Sementara itu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono, menjelaskan kesiapan infrastruktur dasar di IKN.
Basuki menjelaskan, empat kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) IKN tengah disiapkan.
“Di sana ada empat Kemenko yang sekarang ini disiapkan, masing-masing Kemenko ada empat tower, jadi sharing office,” ujarnya.
Baca juga: Halo Anak, Aplikasi Pertama di Indonesia Khusus Melayani Kesehatan Anak
Selain kantor, juga tengah disiapkan hunian berupa Rumah Susun (Rusun) ASN. Basuki mengatakan sebanyak 10-12 tower Rusun ASN sudah siap untuk dihuni.
"Huniannya sekarang yang siap ada 10 atau 12 tower yang siap untuk dihuni, full furnished, jadi nanti bisa yang berkeluarga atau pun yang masih jomlo,” tandasnya.
Sementara itu, pembangunan Bandara VVIP di Ibu Kota Nusantara (IKN) atau dinamakan sebagai Nusantara Airport, terus berlanjut meski terkendala cuaca.
Saat ini, untuk pekerjaan sisi landasan pacu bandara yang berada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, itu memasuki tahap pengaspalan.
PT Brantas Abipraya yang merupakan salah satu kontraktor pelaksana KSO dengan PT PP (Persero) Tbk, mempercepat pekerjaan landasan pacu sepanjang 3.000 meter x 45 meter. Percepatan ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandar Udara VVIP di IKN.
Direktur Utama Brantas Abipraya, Sugeng Rochadi mengatakan, perseroan berkomitmen menuntaskan paket pekerjaan tepat waktu, agar manfaat dari bandara ini dapat segera dirasakan. Nilai kontrak pekerjaan runway, taxiway, apron, dan pembangunan jalan relokasi ini Rp 4,2 triliun yang bersumber dari APBN. Pembangunan fisik mulai dijalankan, pada 28 November 2023, dan ditargetkan rampung seluruhnya, pada Desember mendatang. (*)
Hasil Cek Salinan Skripsi Jokowi di Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta |
![]() |
---|
Arti Baju Batik Naga Dersonolo Rp 5,7 Juta yang Dipakai Jokowi saat Sowan Sri Sultan HB X di Jogja |
![]() |
---|
Rencana Presiden Jokowi Jelang Purnatugas Sebagai Kepala Negara, Tak Ada Acara Khusus |
![]() |
---|
Hak Lapak di Pasar Seni Borobudur Tak Kunjung Terpenuhi, Ratusan Pedagang Surati Presiden Jokowi |
![]() |
---|
Jelang Purna Tugas, Presiden Jokowi Minta Kebijakan Larangan Ekspor Bahan Mentah Dilanjutkan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.