Rangkuman Pengetahuan Umum

Rangkuman Materi PAIBP Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Belajar Bab 5 : Meneladani Perjuangan Rasulullah

Berikut dibawah ini adalah ringkasan materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) :

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Fathu Makkah : Pembebasan Makkah
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 SD Bab 6 : Meneladani Perjuangan Rasulullah 

TRIBUNJOGJA.COM- Di bawah ini merupakan rangkuman materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Kelas 5 SD Bab 5 : Meneladani Perjuangan Rasulullah.

Agar nantinya dapat menjawab soal yang ada dalam buku paket Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Kelas 5 SD Bab 5, maka peserta didik harus mendengarkan penjelasan dari guru.

Peserta didik dalam materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP)  akan belajar tentang bagaimana meneladani perjuangan Rasulullah dalam membebaskan Fathu Makkah.

Nantinya peserta didik akan mengenal peristiwa Fathu Makkah, Peristiwa Haji Wada’ dan Hikmah Dalam Kisah.

Berikut dibawah ini adalah ringkasan materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) :

Fathu Makkah merupakan pembebasan Kota Makkah dari orang-orang Kafir Quraisy. Peristiwa ini terjadi pada tahun 8 Hijriah. 

Peristiwa pembebasan Kota Makkah ini merupakan titik pijak umat Islam pulang ke Ka'bah dan Makkah, tempat di mana Rasullullah SAW dilahirkan dan Islam bermula.

Salah satu hal yang menyebabkan terjadinya peristiwa Fathu Makkah adalah pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh kaum Quraisy. 

Peristiwa Fathu Makkah berakhir dengan damai tanpa pertumpahan darah, karena kaum Quraisy menyerah. 

Nabi Muhammad SAW kemudian membersihkan kurang lebih 360 berhala dan menghapus gambar-gambar yang ada pada Kakbah.

Peristiwa ini adalah peristiwa paling ikonik sepanjang sejarah, lantaran tak lama setelah Rasulullah membersihkan Kakbah dari berhala, Rasulullah jatuh sakit dan meninggal dunia.

Latar belakang 

Fathu Mekkah Penyebab terjadinya Fathu Makkah adalah pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh Bani Bakr, salah satu kabilah kaum Quraisy. 

Perjanjian Hudaibiyah yang disepakati pada tahun 6 Hijriah berisi kesepakatan gencatan senjata selama 10 tahun antara kaum Quraisy dengan umat Muslim. 

Dalam perjanjian dijelaskan bahwa apabila setiap kabilah ingin bersekutu dengan kaum Quraisy atau Muslim, maka tidak boleh dihalang-halangi oleh salah satu pihak yang bersepakat. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved