TIPS Survival: Cara Efektif Saat Menemui Badai di Gunung
Resiko berbahaya seperti sambaran petir, angin kencang, hujan angin, bisa memperbesar kemungkinan anda terkena hipotermia, cidera dan tersesat.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Jika anda mencari area tinggi, pastikan bukan area terbuka yang anda temui.
Jangan sesekali membiarkan anda berjalan ditengah padang terbuka saat terjadi badai.
Sambaran petir dan angin topan akan menyertai perjalanan anda jika memasuki area tersebut.
Baca juga: Kumpulan Kisah Survival Penuh Inspirasi dan Paling Mencengangkan
6. Gunakan Perangkat Penangkal Petir
Usahakan untuk membawa alat penangkal petir seperti penyangga petir.
Jangan biarkan alat elektronik menyala saat anda menemui badai.
Hindari penggunaan trekking pole saat terjadi hujan petir.
Sebab berbagai barang tersebut akan mudah menghantarkan listrik.
7. Gunakan Pakaian yang Tepat
Sudah menjadi standar mendaki kalau beberapa peralatan anda harus tahan air.
Tidak hanya tas, sepatu ataupun tenda, namun pakaian anda juga harus sesuai.
Sediakan pakaian yang tahan air dan tahan angin.
Supaya ketika cuaca mulai mendung atau angin mulai berhembus kencang, anda sudah mempersiapkannya sejak awal mula badai akan menerjang.
puncak gunung
Jalur Pendakian
sambaran petir
Potensi sambaran petir
hujan lebat
hujan deras
banjir
hujan badai
Badai
cuaca panas ekstrem
LICIN
Resiko
terjatuh
Cidera
tersesat
survival
| 11 Rumah Terdampak Banjir Bandang di Grabag, Bupati Magelang Pastikan Penanganan Cepat |
|
|---|
| BMKG DIY Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Pagi Ini, Berikut Daftar Wilayahnya |
|
|---|
| Mahasiswa UAJY Tembus Final Global YDTC : Hadirkan Solusi Banjir Berbasis AI |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca DIY Besok Rabu 15 April 2026: Waspada Potensi Hujan Sedang-Lebat di Jogja dan Sleman |
|
|---|
| Gelombang Rossby Ekuatorial Pengaruhi Intensitas Hujan di DIY, Ini Penjelasan BMKG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ILUSTRASI-BADAI-080824.jpg)