Kronologi Terungkapnya Bapak Kos di Semarang Santap Daging Kucing

Seorang pria di Semarang diamankan polisi setelah videonya saat memakan daging kucing viral di media sosial.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf
Tempat pemilik kos di di Sekaran, Gunungpati Semarang, Jawa Tengah (Jateng) makan daging kucing. Kamis (8/8/2024). 

 Berdalih untuk obat diabetes

Pria tersebut diketahui bernama Nur (63), mengaku memasak dan memakan kucing untuk pengobatan diabetes yang dideritanya.

Pria yang juga pengusaha kos ini disebut telah mengonsumsi lebih dari 10 ekor kucing setiap tahun sejak 2010.

Kini Nur telah diamankan oleh petugas kepolisian, Rabu (7/8/2024) di Mapolrestabes Semarang untuk dimintai keterangan dan pemeriksaan lebih lanjut.

 "Penanganan perkara lebih lanjut kita serahkan ke Polrestabes Semarang, untuk ditindaklanjuti," ungkap Kapolsek Gunung, Kompol Agung Raharjo, di rumah kos Nur.

Agung mengatakan, menurut keterangan awal yang diperoleh, Nur sengaja memakan kucing untuk menurunkan kadar gula. Dia mengaku membaik setelah mengonsumsi kucing.

"Saya tanya, kenapa kok makan daging kucing, pengakuan yang bersangkutan untuk menurunkan kadar gula yang katanya sakit diabetes. Katanya sudah enak badan dan sebagainya, dan menyampaikan mengonsumsi daging kucing untuk menurunkan kadar gula saya," sambungnya.

Pantauan Kompas.com, tempat memasak daging kucing terletak di bagian belakang rumah, berdekatan dengan aliran pembuangan air selebar kurang lebih satu meter.

Tumpukan sisa tulang-tulang bekas penyembelihan dan memasak kucing dibuang di aliran sungai tersebut.

 Lalu polisi memasukkan sisa tulang itu sebagai barang bukti.

"Barang bukti olah TKP yang dikumpulkan untuk mendukung proses penyelidikan kasus ini supaya tidak ada kendala selanjutnya. Di antaranya bekas bekas tulang dari daging kucing yang dimakan. Kemudian alat alat untuk eksekusi, sabit, palu, magicom yang katanya pelaku untuk memasak daging tersebut," jelas Kompol Agung.

Inafis dan Polsek Gunungpati juga sudah melakukan olah TKP di kosan milik Nur.

Bagian belakang rumah dan kamar yang bersangkutan juga sudah dipasang garis polisi. (*)

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved