Perayaan Santo dan Santa

Kisah Santo Dominikus, Santo Pelindung yang Dirayakan Setiap 8 Agustus

Melalui perayaan ini, umat Katolik dapat terus berusaha untuk hidup sesuai dengan ajaran dan teladan Kristus, sebagaimana dicontohkan oleh santo santa

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
IST
Santo Dominikus 

TRIBUNJOGJA.COM - Perayaan Santo dan Santa Pelindung setiap hari adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan Gereja Katolik.

Ini bukan hanya tentang mengenang orang-orang suci masa lalu, tetapi juga tentang mendapatkan inspirasi, dukungan, dan memperkuat ikatan komunitas iman di masa kini.

Melalui perayaan ini, umat Katolik dapat terus berusaha untuk hidup sesuai dengan ajaran dan teladan Kristus, sebagaimana dicontohkan oleh para Santo dan Santa.

Dilansir dari laman imankatolik.or.id berikut perayaan Santo Pelindung Hari ini Kamis 8 Agustus 2024 :

Santo Dominikus

Dominikus lahir pada tahun 1170 di Calaruega, Spanyol. Orangtuanya, Don Felix de Guzman dan Joana dari Aza dikenal sebagai bangsawan Kristen yang saleh dan taat agama.

Masa kecil dan mudanya ditandai dengan kesucian dan semangat belajar yang tinggi. Pendidikan awalnya ditangani langsung oleh pamannya yang sudah menjadi imam.

Dominikus kemudian melanjutkan studinya ke sekolah Katedral Palencia. Pada umur 24 tahun ia masuk biara di Osma dan tak lama kemudian ditabhiskan menjadi imam.

Karier imamatnya dimulai di Osma didukung oleh doa kontemplatif yang sungguh mendalam. Doa kontemplatif ini yang melahirkan cinta yang tulus kepada umatnya.

Karya apostoliknya dimulai sejak tahun 1203 ketika aliran bidaah Albigensianisme melancarkan serangan terhadap kebenaran iman Gereja.

Karena sangat fanatik, para penganut aliran sesat ini tanpa segan merusak gereja-gereja dan biara, menghancurkan gambar-gambar kudus dan salib.

Terdorong oleh desakan batin untuk memberantas pengaruh jahat aliran sesat ini, Dominikus mendapat ilham untuk mendirikan sebuah tarekat religius yang lebih memusatkan perhatian pada soal Pewartaan Sabda.

Ordo religius Dominikus ini kemudian lazim dikenal dengan nama 'Ordo Praedicatorum' atau 'Ordo para Pengkhotbah'.

Pada tahun 1214, Dominikus mendiskusikan bersama rekan-rekannya rencana mendirikan sebuah tarekat religius. Rencana ini didukung dan mulai dilaksanakan tahun berikutnya bersamaan dengan pemberian hadiah sebuah rumah besar oleh Petrus Seila dari Tolouse. Uskup Fulk memberi restunya.

Pandangan hidup yang dianut Ordo Dominikan, yang dikenal dengan nama 'Ordo Predicatorum' atau 'Ordo Pengkhotbah' ini merupakan sesuatu yang belum dikenal pada masa itu.

Baca juga: Ayat Alkitab dan Renungan Harian Kamis 8 Agustus 2024: Yang Kuat Menanggung Yang Lemah

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved