Wisatawan Meninggal di Parangtritis

Imbas Laka Air, Bupati Halim : Pemilik Bertanggungjawab pada Nyawanya

Abdul Halim Muslih mengimbau wisatawan untuk tetap memperhatikan rambu-rambu dan aturan petugas di setiap tempat wisata.

Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Neti Rukmana
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih didampingi sejumlah pejabat sedang mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat bermain air di pantai. Imbauan disampaikan di sela-sela tugasnya, Kamis (11/7/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul , Abdul Halim Muslih, mengimbau wisatawan untuk tetap memperhatikan rambu-rambu dan aturan petugas di setiap tempat wisata.

Imbauan itu disampaikan usai adanya kejadian laka air yang menewaskan dua orang dari Jawa Barat dan Belgia saat berlibur di Pantai Parangtritis pada Rabu (10/7/2024).

"Begini ya. Rabu-rambu itu kan sudah kami pasang. Kemudian, petugas sudah mengingatkan. Kan enggak mungkin to kita bikin tembok di pantai," katanya kepada awak media di sela-sela tugasnya, Kamis (11/7/2024).

Halim mengatakan, bahwa sudah berkali-kali memberikan imbauan hal yag serupa agar wisatawan tidak asal-asalan saat bermain air saat berada di area pantai.

Pasalnya, hal itu sangat berbahaya dan bisa berujung pada kehilangan nyawa.

Menurut orang nomor satu di Bumi Projotamansari itu, nyawa orang menjadi tanggung jawab masing-masing pemiliknya.

"Setiap nyawa adalah tanggung jawab pemiliknya. Pemilik bertanggungjawab kepada nyawanya sendiri," ucap Halim.

Apalagi wisatawan di area pantai ada banyak sekali.

Dalam satu lokasi pantai per hari, jumlahnya bisa mencapai ribuan wisatawan.

Sedangkan pejaga pantai jumlahnya tidak banyak. 

"Maka kalau sudah ada banyak rambu-rambu dan dia mengabaikan itu, ada gelombang besar dan ada palungnya, ya itu kita tidak bisa berbuat banyak," tutupnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved