Potensi Kerja sama Penelitian dan Akademis Polandia Bareng Yogyakarta

Hubungan diplomatik Polandia dan Indonesia telah terjalin hampir 70 tahun. Kerja sama pun dijalin di berbagai sektor mencakup ekonomi, budaya.

Editor: ribut raharjo
Istimewa
Deputy Head of Mission at the Polish Embassy in Jakarta, Piotr Firlus kala berkunjung ke UGM Yogyakarta, Senin (8/8/2024) . 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hubungan diplomatik Polandia dan Indonesia telah terjalin hampir 70 tahun.

Kerja sama pun dijalin di berbagai sektor mencakup ekonomi, budaya dan ilmu pengetahuan.

Kedua negara memperkuat kerja sama dengan menjangkau wilayah, kota terpenting dan terkemuka di Indonesia.

“Saya sangat senang mengunjungi Yogyakarta. Kota yang dikenal luas sebagai pusat budaya dan akademik Indonesia. Reputasi ini berasal dari kekayaan warisan sejarah, kehidupan budaya yang dinamis, dan konsentrasi institusi pendidikan,” ungkap Deputy Head of Mission at the Polish Embassy in Jakarta, Piotr Firlus kala berkunjung ke UGM Yogyakarta, Senin (8/8/2024) .

Lenih lanjut dikatakan Firlus, Yogyakarta memiliki banyak perguruan tinggi ternama, satu di antaranya adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tercatat sebagai perguruan tinggi tertua dan terbesar di Indonesia.
Dan Firlus pun senang karena berkesempatan mengunjungi UGM.

Di sisi lain, Firlus mengaku terkesan melihat populasi pelajar dan mahasiswa di Yogyakarta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk negara-negara di dunia.

Keberadaan mereka turut berkontribusi dalam menciptakan suasana akademik yang begitu dinamis dan berjiwa muda.

Ini mengingatkan Firlus terhadap suasana pusat akademik di Polandia sehingga banyak peluang yang bisa dikerjasamakan, termasuk pertukaran pelajar dan mahasiswa.

“Polandia kini menjadi pusat kekuatan akademis yang sedang berkembang. Beberapa faktor berkontribusi terhadap tren ini, termasuk investasi yang signifikan di bidang pendidikan, semakin banyaknya universitas berkualitas tinggi, dan meningkatnya penelitian dan kolaborasi internasional,” paparnya.

Untuk itu, ketika berada di Yogyakarta, Firlus ingin mendiskusikan peluang kerja sama, seperti penawaran bea siswa.

Firlus mengatakan, setiap tahunnya ada 200-300 pelajar asal Indonesia belajar di Polandia. Dari angka itu, sebagian mendapat beasiswa, sebagian lainnya dengan biaya sendiri.

“Polandia menawarkan studi berkualitas tinggi dengan biaya dan biaya hidup yang sangat kompetitif serta lingkungan yang aman dan ramah. Setiap tahun Kedutaan Besar Polandia menyelenggarakan webinar Study in Poland dengan partisipasi mahasiswa Indonesia atau alumni universitas Polandia. Silakan ikuti media sosial Kedutaan Besar Polandia untuk mendapatkan rincian lebih lanjut,” katanya penuh harap.

Hal lain yang ditawarkan adalah, Pemerintah Polandia menyediakan kursus bahasa Polandia gratis di Indonesia yakni di Jakarta ada di Universitas Indonesia dan Atma Jaya, kemudian di Surabaya ada di Universitas Airlangga. “Saya berharap ke depannya kursus ini dibuka juga di Yogyakarta,” katanya.

Selanjutnya adalah proyek dan penelitian umum. Institusi akademis Polandia sangat tertarik untuk melakukan kolaborasi internasional yakni universitas-universitas Polandia secara aktif mencari kemitraan dan kolaborasi internasional.

Kedutaan Besar Polandia di Jakarta sangat mendorong kerja sama ilmiah dan pendidikan dalam proyek penelitian bersama, pertukaran akademik, dan kemitraan antar institusi.

“Saya sangat senang mengunjungi Yogyakarta, pusat akademik Indonesia dan memperkenalkan Polandia sebagai pusat kekuatan akademis dan penelitian serta pengembangan yang tangguh,” tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved