Sudah Ada 4 Penyu Mati Terdampar di Pesisir Kulon Progo Selama 7 Bulan Terakhir
Jumlah penyu mati di pesisir selatan Kulon Progo sejak Januari hingga Juli 2024 ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan periode sama tahun 2023
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Jumlah penyu mati di pesisir selatan Kulon Progo sejak Januari hingga Juli 2024 ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya.
Hingga awal Juli ini, setidaknya sudah ada 4 ekor penyu yang mati terdampar di pesisir selatan Kulon Progo.
Sementara pada 2023 lalu, penyu yang mati berjumlah 3 ekor.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengatakan sejak Januari hingga awal Juli 2024 ditemukan sebanyak 4 penyu terdampar.
"Kebanyakan yang terdampar jenis Penyu Lekang," ujar Aris dihubungi pada Minggu (07/07/2024).
Seluruh Penyu Lekang yang terdampar ditemukan dalam kondisi mati. Bahkan 2 bangkai Penyu Lekang ditemukan terdampar di hari yang sama, yaitu pada Sabtu (06/07/2024).
Bangkai pertama ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan Pantai Mlarangan Asri, Kapanewon Panjatan.
Sedangkan bangkai kedua ditemukan di Pantai Glagah, Kapanewon Temon, sekitar pukul 23.59 WIB.
"Dua bangkai penyu yang ditemukan masing-masing berjenis kelamin betina dan jantan," kata Aris.
Baca juga: SAR Kulon Progo Temukan Penyu Mati Terdampar di Pantai Mlarangan Asri
Jika dibandingkan pada tahun 2023 lalu, dilaporkan sebanyak 3 Penyu Lekang yang ditemukan mati terdampar di pesisir Kulon Progo. Artinya ada peningkatan sebanyak 1 kasus di tahun 2024 ini.
Menurut Aris, kebanyakan bangkai Penyu Lekang ditemukan dalam kondisi mulai membusuk. Pihaknya pun kerap tidak mengetahui secara pasti penyebab terdamparnya reptil laut tersebut.
"Namun bagi kami fenomena Penyu Lekang terdampar ini masih terbilang wajar," jelasnya.
Aris mengatakan seluruh bangkai penyu yang ditemukan diperiksa oleh petugas SAR hingga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta.
Usai diperiksa, seluruh bangkai dikuburkan di pantai yang menjadi lokasi penemuannya.
Selain Penyu Lekang, pada 2023 lalu terdapat setidaknya 4 hiu paus yang juga ditemukan terdampar di pesisir Kulon Progo. Seluruhnya ditemukan dalam kondisi mati.
Terkait berbagai temuan tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Pangan (DKP) Kulon Progo, Trenggono Trimulyo menilai kondisi cuaca turut berpengaruh. Apalagi tahun lalu terdapat fenomena El Nino.
"Fenomena itu menyebabkan anomali cuaca yang mungkin menyebabkan hewan laut terdampar," kata Trenggono beberapa waktu lalu.(alx)
| Pelajar Asal Kulon Progo Lolos Ikuti Seleksi Paskibraka Nasional, Jadi Salah Satu Wakil dari DIY |
|
|---|
| Kepala BKPSDM Sebut PPPK Paruh Waktu di Kulon Progo Juga Terima Gaji ke13, tapi Berupa THR Idulfitri |
|
|---|
| Nilai TKA SD dan SMP Kulon Progo Tembus 10 Besar Nasional, Pelajar Berprestasi Terima Apresiasi |
|
|---|
| Lokasi Pelaksanaan Padat Karya 2026 di Kulon Progo Naik Jadi 78 Titik, Ada Dukungan dari APBD DIY |
|
|---|
| Info Prospek Cuaca DIY Jumat 12 Juni 2026 Menurut BMKG: Potensi Hujan Ringan dan Gelombang Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sudah-Ada-4-Penyu-Mati-Terdampar-di-Pesisir-Kulon-Progo-Selama-7-Bulan-Terakhir.jpg)