Berita Sleman Hari Ini
6 Jemaah Haji Asal Sleman Dipulangkan Lebih Awal karena Sakit
Anggota jemaah haji yang sakit dan lanjut usia dengan risiko kesehatan tinggi dipulangkan ke tanah air lebih awal.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Anggota jemaah haji yang sakit dan lanjut usia dengan risiko kesehatan tinggi dipulangkan ke tanah air lebih awal.
Hingga kini, ada enam jemaah haji asal Kabupaten Sleman yang mengajukan tanazaul karena pertimbangan kondisi kesehatan.
Mereka dipulangkan lebih cepat.
Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, Kemenag Sleman , Noor Imanah mengatakan pemulangan jemaah haji tahun 1445 H / 2024 asal Kabupaten Sleman dijadwalkan bertahap mulai tanggal 6 Juli hingga 22 Juli 2024.
Jemaah terbagi dalam enam kloter penerbangan.
Namun, ada jemaah haji yang dipulangkan lebih awal atau tanazul bersama kloter lain karena pertimbangan kesehatan.
"Yang dipulangkan lebih cepat semula ada lima jemaah. Kemudian ada 1 lagi Bu Sri Arwanah, dari kloter 48 tanazul ke kloter 46. Beliau juga sakit," kata Imanah, Sabtu (6/7/2024).
Baca juga: Satu Jemaah Haji Asal Klaten Meninggal Dunia di Mekkah, Dikebumikan di Pemakaman Umum Sharaya Mekkah
Lima jemaah asal Sleman yang dipulangkan lebih cepat dengan bergabung ke kloter lain, di antaranya M. Harun Setro tani yang dipulangkan pada 28 Juni.
Kemudian Siti Soejatmi Diharjo yang dipulangkan pada tanggal 30 Juni karena sakit dan Sudinah Atmo Pawiro dipulangkan bersama dengan jemaah kloter 30 SOC pada 1 Juli juga karena sakit.
Dua jemaah lainnya yang mengajukan tanazul akan dipulangkan pada 10 Juli dan 14 Juli 2024.
Pelaksanaan tanazul atau pulang lebih cepat melalui mutasi kloter ini memperhatikan ketersediaan kursi kosong pada kloter tujuan.
Pemulangan lebih cepat ini juga diutamakan bagi jemaah haji sakit yang harus segera dipulangkan ke tanah air untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.
Pada tahun ini, jemaah asal Kabupaten Sleman yang berangkat haji berjumlah 1.263 orang.
Noor Imanah memastikan, semuanya akan kembali ke tanah air. Artinya, tidak ada yang syahid atau meninggal dunia di tanah suci.
"Alhamdulillah sampai hari ini semuanya utuh. Mohon doa," kata dia.
| Hujan Deras Picu Banjir di Trihanggo, 5 Rumah Warga Terdampak Akibat Gorong-gorong Mampet |
|
|---|
| Puting Beliung Melanda Condongcatur Sleman, Sejumlah Rumah Warga Rusak |
|
|---|
| Keterangan Polisi soal Kecelakaan Beruntun di Sleman Hari Ini, Kerugian Ditaksir Rp 155 Juta |
|
|---|
| CERITA Fajarwati yang Kelak Tidak Akan Tidur di Bekas Kandang Sapi Lagi |
|
|---|
| Sambut Natal, 20 Gereja di Sleman Jadi Prioritas Pengamanan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-Haji-Umroh-1.jpg)