Nilai Produksi Tangkap Ikan di Gunungkidul Capai Rp81 Miliar
Nilai tangkapan ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan tahun 2022 lalu yang hanya mencapai 4.941 ton.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul menyebutkan nilai tangkap ikan di wilayahnya mencapai Rp81.700. 429.000, dari total produksi sebanyak 4.166 ton untuk hasil penangkapan pada 2023 lalu.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi, mengatakan produksi tersebut didapat dari tujuh tempat pelelangan ikan (TPI) yang aktif di antaranya Sadeng, Siung, Ngandong, Drini, Baron, Ngrenehan dan Gesing.
"Sebenarnya di Kabupaten Gunungkidul terdapat 8 TPI namun satu TPI non aktif akibat bangunannya terdampak gelombang tinggi dan abrasi air laut yakni TPI Nampu"ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (5/7/2024).
Dia menuturkan, nilai tangkapan ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan tahun 2022 lalu yang hanya mencapai 4.941 ton.
Baca juga: Harga Telur Ayam Ras Hari Ini Jumat 5 Juli 2024 Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Kota Jogja
Dengan ikan tangkapan didominasi Cakalang, Layur, Tongkol dan Tuna.
"Terjadi peningkatan hasil tangkap yang cukup baik. Harapannya untuk tahun ini bisa lebih tinggi lagi,"terangnya.
Dia menuturkan, upaya yang ditempuh untuk meningkatkan produksi perikanan tangkap antara lain fasilitasi pengajuan bantuan hibah armada kapal dan perahu serta alat tangkap serta rumpon atau rumah ikan baik melalui DKP DIY dan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP)
"Tak hanya itu , kami juga meningkatkan kompetensi dan keselamatan pelayaran juga diselenggarakan bimbingan teknis bekerja sama dengan DKP DIY maupun KKP. Saat ini jumlah nelayan yang aktif di Kabupaten Gunungkidul sebanyak 2.276 nelayan,"pungkasnya. (*)
| Harga Hewan Kurban di Gunungkidul Mulai Bergerak Naik, Pasokan Dipastikan Surplus |
|
|---|
| Asmara Terlarang Berbuah Semen: Pasangan Selingkuh 'Cor' Jalan Desa yang Rusak |
|
|---|
| Masifnya Investasi di Selatan Gunungkidul Rusak Karst, Pengusaha Jadikan Denda Sebagai 'Budaya' |
|
|---|
| Disebut Punya Potensi Besar, PSI DIY Bidik Gunungkidul Jadi Lumbung Suara di Pemilu 2029 |
|
|---|
| Tak Cuma Touring, Ratusan Biker Muslim Ini Kumpul di Ponpes Darush Sholihin Gunungkidul Sambil Ngaji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kapal-Nelayan-di-Pantai-Sadeng.jpg)