Fenomena Bediding Mulai Dirasakan di DIY dan Sekitarnya, Ini Penjelasan BMKG
Suhu dingin atau orang Jawa menyebutnya dengan fenomena bediding ini biasanya memang terjadi saat awal musim kemarau.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Dalam beberapa hari terakhir, setiap malam hari, terutama dini hari, kalian merasakan hawa yang begitu dingin tidak?
Udara dingin ini terasa hingga ke tulang.
Mengapa suhu udara bisa berubah begitu dingin ya?
Penjelasan BMKG
Saat ini sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim kemarau.
Suhu dingin atau orang Jawa menyebutnya dengan fenomena bediding ini biasanya memang terjadi saat awal musim kemarau.
Dikutip dari Kompas.com, berikut penjelasan lengkap Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) soal suhu udara yang begitu dingin saat malam hari.
Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ida Pramuwardani mengatakan, fenomena bediding ditandai dengan suhu udara yang turun drastis pada malam hingga dini hari.
Istilah bediding sendiri berasal dari kata serapan Bahasa Jawa "Bedhidhing" yang artinya perubahan suhu mencolok, khususnya di awal musim kemarau.
Di beberapa wilayah, suhu dingin ini bahkan bisa mencapai titik beku.
"Fenomena bediding umum terjadi di Indonesia. Puncaknya terjadi pada musim kemarau terutama pada Juli sampai September," kata Ida, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (4/7/2024).
Sementara itu dalam konteks klimatologi, fenomena bediding merupakan hal yang wajar.
Perubahan suhu ini berkaitan dengan kondisi atmosfir saat musim kemarau.
Menurut BMKG, ada empat penyebab utama suhu udara berubah menjadi sangat dingin saat musim kemarau.
Yakni udara kering, langit cerah, dan topografi.
| Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini Selasa 2 Juni 2026: Sebagian Besar Wilayah Cerah |
|
|---|
| Daftar Wilayah di Jateng yang Mulai Memasuki Musim Kemarau di Juni Ini |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Senin 1 Juni 2026, Hujan Ringan Guyur Sleman Utara |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini Minggu 31 Mei 2026: Sejumlah Wilayah Berawan dan Potensi Hujan Ringan |
|
|---|
| Hujan Ringan Guyur Kulon Progo, Sleman dan Gunungkidul Hari Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Fenomena-Bediding-Selimuti-Klaten-di-Musim-Kemarau-Dinas-Kesehatan-Minta-Warga-Waspada-Dehidrasi.jpg)