Pelaku Pembunuhan di Probolinggo Menyerahkan Diri Karena Kelaparan, Sempat Bersembunyi di Hutan

Rasa lapar membuat Budiono (50), pelaku pembunuhan Nur Halimah keluar dari dalam hutan dan menyerahkan diri kepada aparat kepolisian

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/Ahmad Faisol
Budiono sembunyi di dalam hutan selama seminggu usai membunuh tetangganya. 

TRIBUNJOGJA.COM, PROBOLINGGO - Rasa lapar membuat Budiono (50), pelaku pembunuhan Nur Halimah keluar dari dalam hutan dan menyerahkan diri kepada aparat kepolisian.

Budiono sebelumnya bertahan di dalam hutan di Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo selama seminggu.

Dia sebelumnya menghabisi nyawa tetangganya lantaran sakit hati dituduh mencuri pisang.

Hingga akhirnya dia membacok tetangga desanya itu dengan menggunakan celurit pada Rabu (5/6/2024) pagi.

Kemudian langsung bersembunyi di dalam hutan selama sepekan.

Namun karena kelaparan, Budiono akhirnya memilih keluar dari hutan untuk menyerahkan diri.

Pada Rabu (12/6/2024) , Budiono akhirnya diantar oleh warga ke kantor polisi.

Budiono sendiri sudah mengakui perbuatannya menghabisi nyawa Nur Halimah.

Selama berada di hutan, Budiono mengaku hanya makan buah-buahan liar dan tidur di bawah pohon.

Namun buah-buahan yang ada di hutan tidak banyak sehingga tidak bisa membuatnya kenyang.

Baca juga: Sapi Kurban Milik Jokowi dari Bantul Bakal Disembelih di Kulon Progo

"Saya membunuh karena sakit hati dituduh menebang dan mencuri pisang satu tandan. Setelah itu saya langsung kabur. Selama di hutan, merasa bersalah dan kelaparan," ujar Budiono di Mapolres Probolinggo seperti yang dikutip dari Kompaas.com, Kamis (13/6/2024).

"Saya menyerahkan diri karena juga kelaparan," papar Budiono.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Probolinggo Iptu Putra Adi Fajar Winarsa membenarkan bahwa Budiono terduga pelaku yang membunuh Nur Halimah telah ditangkap.

"Dia dibawa tetangganya ke Polsek dan tidak melawan," jelas Fajar.

Sebelum menyerahkan diri, kata Fajar, pihak kepolisian sudah melakukan pendekatan persuasif kepada keluarganya dan warga.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved