CEK Tren Perawatan Kulit Remaja Yogyakarta Saat Ini, Instan dan seperti Idol Korea

Tren perawatan kulit di kalangan remaja, apalagi d Yogyakarta ternyata juga berkiblat pada idol dan artis Korea.

Tayang:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
istock
Ilustrasi perawatan wajah 

TRIBUNJOGJA.COM - Adanya Hallyu Wave atau Gelombang Hallyu dari Korea Selatan ternyata tidak hanya menambah pilihan karya musik untuk remaja di Indonesia.

Tren perawatan kulit di kalangan remaja, apalagi d Yogyakarta ternyata juga berkiblat pada idol dan artis Korea.

Selain bening seperti idol Korea, remaja juga cenderung ingin hasil perawatan yang instan dan cepat.

Hal itu diungkapkan Direktur Larissa Aesthetic Center, Sutejo dalam keterangan resmi menyongsong ulang tahun ke-40 yang jatuh pada 11 Juni 2024.

Sutejo mengungkapkan, keinginan remaja untuk bisa memiliki keindahan seperti kulit artis Korea itu wajar saja, tapi ketika ingin cepat bahkan cenderung instan, sering berakibat yang fatal.

Baca juga: Masih Bingung Urutan Skincare? Berikut Ini Urutan menggunakan Skincare Untuk Pemula

Baca juga: Tips Pakai Skincare untuk Kamu yang Sibuk dan Terburu-buru, Utamakan Perawatan Basic

"Karena kemudian menggunakan bahan-bahan perawatan yang sembarangan yang belum teruji," katanya.

Kalangan remaja, katanya, diharapkan tidak sekadar mencari cara yang cepat dan bahkan instan, tapi harus mempertimbangkan keamanan dan kesehatan diri.

Sebagai salah satu pelopor perawatan kulit di Yogyakarta, ujarnya, Larissa tidak meninggalkan konsep back to nature yang telah diusung dan dipertahankan sejak kelahirannya pada tahun 1984.

"Sampai sekarang, kami konsisten menggunakan bahan alami yang dipadukan dengan teknologi tinggi sehingga tidak menimbulkan ketergantungan dalam pemakaiannya," kata Sutejo. 

Lebih lanjut Sutejo mengungkapkan untuk mendukung analisis Larissa Aesthetic Center ini juga telah memanfaatkan teknologi AI atau Artificial Intelligence, kecerdasan buatan yang dibangun berdasarkan data-data yang dikumpulkan lebih dari 100 ribu orang.

"Riset dan pemutakhiran data terus kami lakukan," katanya.

 

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved