Info Prakiraan Cuaca

Prakiraan Cuaca Sabtu 8 Juni 2024, Hujan Diprediksi Guyur 25 Provinsi, Ini Daftarnya

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi hujan akan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia pada Sabtu (8/6/2024) hari ini.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Tribunnews
ilustrasi 

TRIBUNJGOGJA.COM, YOGYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan akan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia pada Sabtu (8/6/2024) hari ini.

Berdasarkan ramalan cuaca yang dirilis oleh BMKG di laman web.meteo.bmkg.go.id, hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang dan petir diprediksi akan mengguyur 20 provinsi pada hari ini.

Kemudian sebanyak 5 provinsi lainnya diprediksi akan diguyur hujan yang dapat disertai angin kencang dan petir.

Serta 1 provinsi lainnya diprediksi akan dilanda angin kencang.

BMKG pun sudah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di 26 provinsi yang diprediksi akan diguyur hujan dan angin kencang tersebut.

Warga yang berada di wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Menurut BMKG, potensi cuaca ekstrem di 26 provinsi tersebut dipicu oleh adanya sirkulasi siklonik di Pesisir Barat Sumatra Barat, Pesisir Utara Papua Barat Daya, dan Samudra Pasifik di Utara Papua.

Sistem itu membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di Perairan Barat Bengkulu, di Teluk Cendrawasih, dan di Samudra Pasifik Utara Papua.

Sirkulasi tersebut juga membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) di Pesisir Utara Papua, dan di Samudra Pasifik Timur Laut Papua.

Daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari Perairan barat Bengkulu hingga Samudra Hindia barat Sumatra Barat, dari Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Utara, dari Pesisir Selatan Jawa Timur hingga Laut Jawa Utara Jawa Tengah.

Kemudian dari Pesisir Utara Pulau Alor hingga Pulau Lombok, dari Sulawesi Tenggara hingga hingga Selat Makassar, dari Laut
Seram hingga Pulau Halmahera, dari Papua Pegunungan hingga Pesisir Utara Papua.

Daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di Laut Banda, Laut Flores, Laut Jawa, Laut Natuna, Laut Cina Selatan, Samudra Hindia Selatan NTT hingga Barat Daya Bengkulu, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan.

Serta Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku,
Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah dan Papua Pegunungan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved