Berita Klaten Hari Ini

Bupati Sri Mulyani Lepas 1.155 Jemaah Calon Haji Asal Klaten

Bupati Klaten , Sri Mulyani, memberikan paket bekal makanan khas Indonesia dan Klaten kepada 1.155 jemaah calhaj asal Kabupaten Bersinar.

Tayang:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Dewi Rukmini
Bupati Klaten, Sri Mulyani, secara simbolis memberikan bekal makanan Indonesia semisal kering tempe hingga sambel pecel kepada jamaah calon haji asal Kabupaten Klaten yang bakal diberangkatkan ke Tanah Suci dalam waktu dekat, Rabu (29/5/2024). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 1.155 jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Klaten akan diberangkatkan ke Mekkah, Arab Saudi, dalam waktu dekat.

Sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, ribuan jemaah calhaj tersebut mengikuti acara silahturahmi dan pamitan di Grha Bung Karno Kabupaten Klaten , Jawa Tengah, pada Rabu (29/5/2024). 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten , Sri Mulyani, memberikan paket bekal makanan khas Indonesia dan Klaten kepada 1.155 jemaah calhaj asal Kabupaten Bersinar.

Paket bekal makanan itu berisi kering tempe, kering kentang, abon, dan sambel pecel. 

Sri Mulyani mengatakan, pemberian bekal kepada jemaah calhaj sebelum berangkat ke Embarkasi Solo, sudah menjadi tradisi rutin yang ia lakukan selama menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Klaten .

Langkah tersebut diambil untuk membantu mengobati rasa jenuh dan rindu para jemaah yang akan lebih sering memakan hidangan Timur Tengah ketika melaksanakan ibadah haji

"Bekal tersebut mungkin cukup sederhana tapi Insya Allah sangat bermanfaat. Karena di sana selama 40 hari, mereka akan disajikan menu-menu hidangan Timur Tengah. Sehingga, dengan bekal sambel pecel itu bisa mengobati rasa rindu hidangan Indonesia," kata Sri Mulyani, Rabu (29/5/2024). 

Baca juga: Bupati Klaten Sebut Akan Siapkan Lahan untuk Pabrik Industri Pesawat UAV

Sri Mulyani melanjutkan, bekal tersebut ditata secara ringkas untuk memudahkan para jamaah calhaj.

Selain itu, rasa bekal makanan juga sudah teruji enak karena dipilihkan dari UMKM berkualitas, sekaligus untuk memberdayakan UMKM di Kabupaten Klaten

Pihaknya berharap, seluruh jemaah calhaj asal Kabupaten Klaten bisa menjalankan ibadah haji di Tanah Suci dengan lancar dan khidmat.

Dia pun berpesan kepada jemaah untuk menjaga kesehatan dan kondisi tubuh selama beribadah, serta jangan sungkan melaporkan kondisi kesehatan kepada petugas pendamping haji

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Klaten , Anif Solikhin, menuturkan, sebanyak 1.155 jemaah calhaj asal Kabupaten Klaten yang bakal diberangkatkan tahun ini terdiri atas 548 jemaah laki-laki dan 607 jemaah perempuan. 

"Jemaah paling sepuh (tua) berusia 86 tahun dan yang paling muda berusia 20 tahun," katanya.

Solikhin mengungkapkan, awalnya terdapat 1.161 jamaah calon haji yang akan diberangkatkan dari Bumi Bersinar.

Namun, keberangkatan enam orang di antaranya harus tertunda lantaran berbagai alasan, semisal sakit, hamil, hingga meninggal dunia. 

"Pemberangkatan 1.155 jamaah calon haji akan dibagi dalam 5 kloter yakni kloter 94, 95, 96, 97, dan 80. Kloter 80 akan diberangkatkan pada 1 Juni 2024, disusul kloter 94 pada 5 Juni 2024. Kemudian dilanjut kloter 95 dan 96 pada 6 Juni 2024. Terakhir pemberangkatan kloter 97 pada 7 Juni 2024," paparnya.

Adapun, kloter 94 berjumlah 284 jamaah calhaj, kloter 95 sebanyak 352 calhaj, dan kloter 96 ada 352 calhaj. Kemudian kloter 97 sebanyak 164 calhaj serta kloter 80 ada dua calhaj. 

Dikatakan, ribuan jamaah calhaj itu akan didampingi oleh delapan petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Klaten , 15 petugas kloter, dan enam orang dari Kemenag Kabupaten Klaten, meliputi tiga orang ketua kloter dan tiga pimpinan ibadah haji

Seorang jamaah calhaj asal Kecamatan Juwiring, Tri Mulyani (40), mengaku sangat senang mendapatkan bekal sambel pecel dari Bupati Sri Mulyani.

Menurutnya, bekal makanan khas Indonesia itu bisa mengobati rasa rindunya kepada makanan Nusantara. 

"Karena di sana nanti selama 42 hari menu makanannya hidangan Timur Tengah terus, seperti olahan daging unta. Jadi bekal sambal pecel, kering tempe, kering kentang, dan abon itu bisa mengobati rasa rindu kami kepada kuliner nusantara," tuturnya. 

Wanita yang akan berangkat pada 7 Juni 2024 ikut kloter 97 itu mengaku telah mempersiapkan kondisi fisik sebelum berangkat ke Tanah Makkah.

Persiapan yang ia lakukan antara lain menjaga pola hidup dan nutrisi makanan, melakukan olahraga ringan setiap pagi, semisal jalan santai ataupun senam. 

"Biar tetap bugar, saya rutin meminum minuman rempah dari jahe, laos, kunir, dan serai yang dicampur kayu manis. Itu nanti bisa membuat bugar dan Insya Allah metabolisme tubuh menjadi lancar. Lalu imunitas tubuh juga baik," katanya. 

Tri Mulyani mengaku sudah mendaftar haji sejak 2012 lalu.

Ia pun telah mengikuti latihan manasik haji selama 2 tahun.

Sebab pada 2023 lalu, Tri Mulyani sempat masuk daftar jemaah calhaj cadangan tetapi baru bisa berangkat pada tahun ini. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved