Info Prakiraan Cuaca

INFO CUACA: Hujan Lebat Diprediksi Guyur 31 Provinsi, Salah Satunya DIY

Hujan lebat disertai angin kencang dan petir diprediksi akan mengguyur sebagian besar wilayah di Indonesia pada hari ini

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Tribunnews
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Indonesia dampak dari kemunculan bibit siklon tropis 93 W di Samudra Pasifik Utara Papua.


Bibit siklon tropis itu berdampak terhadap potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di 30 provinsi pada hari ini.


Kemudian 1 provinsi lainnya diprediksi akan diguyur hujan yang dapat disertai angin kencang dan petir.


Serta 1 wilayah lainnya diprediksi akan dilanda angin kencang.


BMKG pun mengimbau kepada warga yang berada di wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem untuk meningkatkan kewaspadaan.


Menurut BMKG, kemunculan bibit siklon tropis 93 W yang melaju dengan kecepatan 30 knots dan tekanan udara minimum 1006 hPa ini bergerak ke arah Barat Laut dengan potensi meningkat menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan pada kategori Tinggi. 


Bibit siklon tropis ini menginduksi daerah peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) dan daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Perairan timur Filipina.


Serta membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) di Perairan utara Maluku Utara hingga utara Papua Barat.


Kemudian sirkulasi siklonik terpantau di Laut Cina Selatan utara Sabah, yang membentuk daerah konvergensi memanjang dari

Laut Jawa hingga Perairan utara Sabah dan daerah konfluensi di Perairan utara Sabah.


Daerah konvergensi lain terpantau memanjang dari Jawa Timur hingga Jawa Barat, dari Laut Banda hingga Sulawesi

Tengah bagian utara, dan dari Papua Nugini hingga Perairan utara Papua Barat. 


Daerah konfluensi lain terpantau berada di Sumatra Selatan, Selat Karimata, dan Laut Sulu. 


Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis, sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah low level jet/konvergensi/konfluensi tersebut.


Intrusi udara kering/dry intrusion dari BBS melintasi wilayah Laut Karang, Teluk Carpentaria, Papua Selatan, Laut

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved