Perayaan Santo Santa Pelindung Hari Ini 23 Mei 2024

Dengan mengenal lebih dekat kisah-kisah santo santa pelindung, umat dapat menemukan inspirasi untuk menjalani kehidupan yang lebih saleh dan beriman.

Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
PEXELS/Cottonbro Studio
Ilustrasi foto umat Katolik umat Kristen sedang berdoa di Gereja 

TRIBUNJOGJA.COM - Perayaan Santo Santa atau dikenal juga sebagai kalender liturgi dalam tradisi Katolik untuk memaknai kesetiaan dan keberanian dalam iman mereka.

Mengenang kehidupan para santo dan santa dapat memperkuat iman dan spiritualitas umat.

Dengan mengenal lebih dekat kisah-kisah mereka, umat dapat menemukan inspirasi untuk menjalani kehidupan yang lebih saleh dan beriman.

Dilansir dari laman imankatolik.or.id, berikut perayaan Santo Santa hari ini 23 Mei :

1. Santo Desiderius, Uskup

Desiderius adalah Uskup Vienne, Prancis. Ia difitnah melakukan skandal dengan seorang wanita, supaya ia dapat dipecat oleh raja dan diasingkan selama beberapa tahun.

Sekembalinya dari pembuangan, ia memperingatkan raja yang bejat itu akan tindakannya yang tidak bijaksana itu. Akibatnya, ia dibunuh oleh tentara kerajaan.


Baca juga: Perayaan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini 22 Mei 2024

2. Santo Yohanes Baptista di Rossi, Pengaku Iman 



Yohanes bukanlah seorang pembina tarekat religius, atau pembaharu tata tertib Gerejawi, atau pun seorang biarawan. Beliau adalah seorang imam praja. Hidupnya sederhana namun penuh kasih sayang kepada umatnya.

Ia setia mendampingi umatnya yang berada dalam berbagai kesulitan. Di tempat pengakuan, ia dengan penuh kasih memberkati setiap peniten yang datang memohon pengampunan Allah atas dosa-dosanya. 



Yohanes Baptista di Rossi lahir di Votlaggio, dekat Genoa, Italia pada tahun 1698. Keinginanya untuk menjadi imam sudah bergejolak dalam batinnya semenjak ia menamatkan studinya di Sekolah Dasar.

Pada usia 23 tahun, yakni pada tahun 1721, ia ditabhiskan menjadi imam. Ia memulai karya imamatnya dengan melayani orang-orang miskin dan sakit di Roma. Ia juga berkarya diantara orang-orang tak berumah.

Baca juga: Jadwal Event di Jogja Hari Ini Kamis 23 Mei 2024

Ia juga terkenal sebagai seorang imam pengkhotbah yang disenangi oleh umat. 

Selama 25 tahun Yohanes bekerja menolong jiwa-jiwa dan menghantar mereka kembali ke pangkuan Yesus. Ia meninggal dunia pada tanggal 23 Mei 1764. Ia digelari ‘Kudus’ pada tahun 1881. 


3. Santa Eufrosiana, Pertapa

Eufrosiana bertapa di Polotsk, Polandia. Perhatiannya kepada kaum papa sangat besar. Untuk mendapatkan dana bagi orang-orang miskin, ia berusaha menyalin buku-buku.

Hasil penjualan dari buku-buku ini digunakan untuk membantu para miskin malang itu. Ia meninggal dunia ketika sedang berziarah ke Tanah Suci Yerusalem.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved