Berita Kriminal

Sakit Hati, Pria di Magelang Otaki Pembakaran Motor Istri dan Pencurian Mobil Mantan Pacar

Pria di Magelang berinisial AR (45) ditangkap polisi karena mengotaki pembakaran dua unit sepeda motor milik istrinya.

Tayang:
Tribun Jogja/ Yuwantoro Winduajie
Konferensi pers kasus pencurian mobil dan pembakaran sepeda motor di Magelang 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seorang pria di Magelang berinisial AR (45) ditangkap polisi karena mengotaki pembakaran dua unit sepeda motor milik istrinya.

Polisi juga mengamankan rekan AR berinisial AN (38) yang bertugas menjadi eksekutor.

Setelah dilakukan pendalaman, AR rupanya juga pernah mengotaki kasus pencurian mobil milik mantan pacarnya.

Dia juga memerintahkan AN sebagai eksekutor.

Kapolresta Magelang, Kombes Pol Mustofa, mengungkapkan insiden pembakaran sepeda motor terjadi pada Kamis 9 Mei 2024 sekitar pukul 04.00 WIB di garasi depan rumah korban.

Lokasinya berada di wilayah Desa Kamongan, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Jawa Tengah.

Kejadian bermula saat AR yang berprofesi sebagai pengusaha depo pasir ini curhat kepada AN bahwa dirinya baru ditinggal oleh istri yang dinikahinya secara siri.

Baca juga: Personel Polresta Magelang Cokok 36 Remaja yang Gelar Konvoi Kelulusan dan Rencanakan Tawuran

AR menduga sang istri selingkuh dengan teman dekatnya.

Merasa sakit hati, AR kemudian meminta AN untuk mencelakai korban.

"Tapi dari hasil pengamatan tanggal 3 sampai 9 Mei si tersangka tidak melihat korban di rumah. Yang ada hanya dua kendaraan motor di rumah korban. Lalu (AN) menawarkan bagaimana kalau dibakar sepeda motornya saja," ujar Mustofa.

Setelah mendapat persetujuan dari AR, AN langsung membeli spiritus di warung kemudian bergegas kembali ke rumah korban.

Sesampainya di TKP, spiritus yang sudah dibungkus plastik itu dilempar ke arah sepeda motor yang tengah terparkir di garasi.

Kemudian AR menyalakan sumbu dengan kain dan dilempar ke arah spiritus hingga menimbulkan kebakaran. 

Dua motor milik korban jenis Honda PCX dan Honda Vario 125 pun hangus dilalap api.

"Mendasari oleh TKP beserta identifikasi disimpulkan bahwa itu bukan peristiwa kebaran melainkan pembakaran. Selain motor, sebagian atap tempat parkir di rumah juga ikut terbakar akibat ulah pelaku," kata Mustofa.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved