Berita Gunungkidul Hari Ini
Masuk Musim Kemarau, BPBD Gunungkidul Mulai Droping Air Bersih
BPBD Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan droping air bersih ke masyarakat menyusul masuknya musim kemarau.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan droping air bersih ke masyarakat menyusul masuknya musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul , Sumarno mengatakan, saat ini desa yang mengajukan permintaan air bersih baru satu padukuhan yakni Padukuhan Gupakan, Desa Giringpanggung, Kapanewon Tepus.
"Yang baru masuk (mengajukan permintaan air bersih) satu padukuhan yaitu Gupakan. Itu dikirim sebanyak 4 tangki air,"ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (21/5/2024).
Ia menambahkan, BPBD untuk menghadapi musim kemarau kali ini menyiapkan sebanyak 1000 tangki air bersih.
"Betul kami siapkan 1000 tangki air bersih, di sisi lain tiap Kapanewon juga diberikan anggaran untuk mengahadapi musim kemarau, untuk besarannya tiap Kapanewon berbeda-beda,"ujarnya.
Sementara itu, sejumlah warga Gunungkidul sudah mulai merasakan dampak musim kemarau.
Seperti yang dirasakan oleh warga Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang, Gunungkidul .
Mereka mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
Salah satunya , Tumini (40) warga Padukuhan Temuireng, dia mengungkapkan hujan sudah tidak turun sejak sebulan yang lalu.
Membuat dirinya kesulitan mendapatkan air dan terpaksa harus membeli air bersih.
"Sulitnya mendapatkan air bersih itu mulai dirasakan sejak dua pekan ini. Persediaan air di penampungan warga sudah habis sementara air telaga juga sudah mulai mengering. Kami pun terpaksa membeli air dengan harga yang lumayan tinggi, itu Rp130 ribu untuk per tangkinya," kata dia.
Hal ini pun dibenarkan Lurah Girisuko, Jamin Paryanto.
Dia mengungkapkan sekitar satu bulan hujan tidak turun.
Hal ini memicu warga kesulitan mendapatkan air bersih terutama wilayah yang belum terjangkau pipa PDAM.
"Setidaknya warga di tiga padukuhan mengalami kesulitan air bersih ketika musim kemarau. Di mana Sebagian sudah membeli air karena ketersediaan air hujan di bak penampungan sudah habis. Saya sendiri sudah beli air sebanyak 8 tangki," tandasnya ( Tribunjogja.com )
Pemkab Gunungkidul Usulkan Kalurahan Songobayu Jadi Kampung Nelayan Merah Putih |
![]() |
---|
Polres Gunungkidul bersama BKSDA DIY Tanam 2400 Pohon untuk Makanan MEP |
![]() |
---|
Libur Nataru, Dispar Gunungkidul Targetkan 101 Ribu Kunjungan Wisatawan |
![]() |
---|
Kuatkan Diseminasi Informasi, Pemkab Gunungkidul bersama LPP RRI Jalin Sinkronisasi Media |
![]() |
---|
Pemkab Gunungkidul Gelar Konser Kebangsaan Pentas Bhinneka Tunggal Ika |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.